Alasan Dedi Mulyadi Belum Penuhi Janjinya, Nanang Kecewa: Pencitraan

admin.aiotrade 21 Okt 2025 3 menit 12x dilihat
Alasan Dedi Mulyadi Belum Penuhi Janjinya, Nanang Kecewa: Pencitraan
Alasan Dedi Mulyadi Belum Penuhi Janjinya, Nanang Kecewa: Pencitraan

Nanang, Penjual Cincau yang Menagih Janji Gubernur Jawa Barat

Nanang, seorang penjual cincau di Bogor, kini menjadi sorotan publik karena menagih janji yang pernah diucapkan oleh Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat. Kejadian ini memicu banyak respons dari masyarakat, baik dukungan maupun kritik terhadap pihak terkait.

Kehidupan Sehari-hari Nanang

Nanang dikenal sebagai penjual cincau yang unik dan berbakat. Ia menjual dagangannya di kawasan Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. Meski hanya berjualan cincau, Nanang memiliki kemampuan luar biasa dalam berkomunikasi dengan bahasa asing. Ia menguasai empat bahasa, termasuk Bahasa Inggris. Kemampuannya ini membuatnya sering melayani pembeli yang berbahasa asing.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Selain itu, Nanang juga memiliki slogan khusus untuk dagangannya, yaitu "Mister Nanang". Hal ini menunjukkan bahwa ia tidak hanya menjual cincau, tetapi juga membawa keunikan dan kepercayaan diri dalam setiap transaksi.

Viral dan Pertemuan dengan Gubernur

Nanang viral setelah video aksinya bercakap-cakap menggunakan Bahasa Inggris beredar di media sosial. Video tersebut menarik perhatian banyak orang, termasuk Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Saat itu, Dedi Mulyadi sedang meninjau pembangunan jalan yang longsor. Nanang pun diundang untuk menjadi bagian dari konten media sosial Dedi Mulyadi.

Dalam pertemuan tersebut, Dedi Mulyadi memberikan janji kepada Nanang, yaitu akan menjadi penerjemah bahasa Inggris. "Bapak kerja sama saya aja, jadi penerjemah saya Bahasa Inggris," ucap Dedi Mulyadi saat itu.

Kekecewaan dan Tuntutan Nanang

Namun, hingga kini janji tersebut belum terealisasi. Nanang masih bertahan sebagai penjual cincau meskipun memiliki bakat yang luar biasa. Ia merasa kecewa dan menyebut janji Dedi Mulyadi sebagai pencitraan.

"Pencitraan," ujar Nanang. Ia menantikan realisasi dari janji yang pernah diucapkan oleh Gubernur Jawa Barat tersebut. Nanang mengatakan bahwa selama ini ia tidak pernah berharap untuk bekerja di pemerintahan atau menjadi penerjemah bahasa Inggris.

"Saya enggak mimpi sebelum itu, saya enggak berharap banyak," ujarnya. Namun, dengan adanya janji Dedi Mulyadi, Nanang mulai berharap bisa mendapatkan peluang kerja yang lebih baik.

Respons Dedi Mulyadi

Setelah curhatan Nanang, Dedi Mulyadi akhirnya buka suara melalui akun Instagram-nya. Ia mengakui bahwa dirinya pernah menjanjikan pekerjaan kepada Nanang sebagai penerjemah bahasa asing. Meski begitu, Dedi Mulyadi tidak merasa bersalah, tetapi meminta maaf atas kekecewaan yang dialami Nanang.

"Buat aki, saya memang pernah menyampaikan aki mendampingi saya menjadi penerjemah bahasa asing untuk berbagai kegiatan saya ketika melibatkan tamu-tamu dari luar negeri," ujarnya.

Dedi Mulyadi mengungkap alasannya belum bisa memenuhi janjinya karena ia mengaku masih belum membutuhkan Nanang sebagai penerjemah. "Dan saya pasti memenuhi janji itu. Tetapi memang sampai saat ini saya belum berkegiatan yang melibatkan tamu-tamu asing," katanya.

Ia juga mengatakan bahwa beberapa kali menerima duta besar dari luar negeri, tetapi tidak memerlukan jasa penerjemah. "Hanya beberapa kali menerima dubes dari luar negeri berkunjung ke Gedung Pakuan dan itu pun juga masih bisa secara spontan kita dampingi bersama dengan staf saya," ungkapnya.

Meski begitu, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa ia akan menepati janji tersebut ketika menerima tamu asing. "Nanti akan ada waktunya aki juga akan saya undang untuk mendampingi saya ketika menerima tamu-tamu dari luar negeri," katanya.

Penutup

Dedi Mulyadi kembali meminta maaf karena telah membuat Nanang kecewa. "Mohon maaf kalau saya membuat aki kecewa," kata Dedi Mulyadi. Ia juga mengisyaratkan bahwa Nanang akan tetap berprofesi sebagai penjual cincau, tetapi akan ada kesempatan lain untuk bertemu dan mewujudkan janji yang pernah diucapkan.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan