
Keputusan Tegas Alaves terhadap Facundo Garces
Klub sepak bola Spanyol, Alaves, mengambil keputusan tegas terhadap pemainnya, Facundo Garces, setelah mendapat sanksi dari FIFA. Pemain yang sebelumnya bermain sebagai bek tengah ini dilarang bermain selama 12 bulan dan dikenai denda finansial akibat terlibat dalam skandal pemalsuan dokumen yang melibatkan Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Facundo Garces termasuk dalam daftar tujuh pemain naturalisasi bermasalah yang dituduh memalsukan dokumen untuk bisa membela Timnas Malaysia. Akibatnya, para pemain tersebut dilarang tampil di semua kompetisi selama 12 bulan dan harus membayar denda. Keputusan ini diambil setelah investigasi yang dilakukan oleh FIFA menemukan bahwa Garces memiliki dokumen ilegal yang digunakan untuk proses naturalisasi.
Alaves resmi mencoret nama Facundo Garces dari skuad mereka di musim ini. Hal ini disampaikan melalui pernyataan resmi klub pada 26 September lalu. Selain itu, foto dan identitas Garces juga tidak lagi tercantum di situs resmi klub. Dalam pertandingan pekan ketujuh La Liga Spanyol melawan Mallorca, pemain ini juga tidak dimasukkan dalam skuad.
Pelatih Alaves, Eduardo Coudet, sebelumnya optimis bahwa kasus ini akan segera selesai agar Garces bisa kembali bermain. Namun hingga saat ini belum ada kabar terbaru setelah hampir sebulan sanksi berlaku. Terakhir kali Garces bermain adalah pada 24 September 2025.
Dampak pada Harga Pasar
Imbas dari skandal ini, harga pasar Facundo Garces turun secara drastis. Menurut data Transfermarkt per 2 Oktober 2025, harga pasarnya saat ini hanya menyentuh 1 juta euro atau sekitar Rp17,38 miliar. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan sebelumnya, yaitu sekitar Rp34,76 miliar per 9 September 2025.
Penurunan harga pasar ini terjadi karena Garces terbukti terlibat dalam pemalsuan dokumen dan dianggap tidak sah untuk membela Timnas Malaysia. Dalam berkas yang dilampirkan FIFA, Garces awalnya diketahui memiliki kakek yang berasal dari Penang, Malaysia. Namun fakta yang diberikan adalah sang kakek berasal dari Villa Maria Selva, Santa de la Cruz, Argentina.
Harga pasar yang sama dengan Thom Haye, pemain yang saat ini memperkuat Persib di Super League musim ini, juga menjadi indikasi bahwa penurunan nilai pemain ini sangat signifikan. Nominal Rp17,38 miliar yang dicatatkan oleh Garces kini menjadi angka yang jauh lebih rendah dibandingkan masa lalunya.
Proses Hukum yang Masih Berlangsung
Alaves menjatuhkan skors sementara kepada Garces dengan tidak memasukkannya dalam skuad hingga proses hukum tuntas. Meski demikian, hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut mengenai status pemain ini. Beberapa pihak masih menantikan kejelasan dari FIFA tentang apakah sanksi yang diberikan akan dipertimbangkan ulang atau tidak.
Keputusan Alaves ini menunjukkan betapa seriusnya masalah yang dialami Garces. Tidak hanya berdampak pada karier sepak bolanya, tetapi juga pada reputasi dan nilai pasar yang sebelumnya cukup tinggi. Kehadiran Garces di skuad Alaves kini menjadi bayangan dari masa lalu yang penuh kontroversi.