Kecelakaan di Turnamen Padel, Tasya Farasya Selamat Tanpa Luka
Tasya Farasya, seorang atlet padel yang terkenal, sempat mengalami momen menegangkan dalam sebuah insiden yang terjadi saat berlangsungnya turnamen olahraga padel. Kejadian ini terjadi pada Minggu, 26 Oktober 2025, saat acara The Prime Tournament digelar di Anwa Racquet Club.
Video singkat yang diunggah oleh Tasya melalui Instagram Story menunjukkan suasana panik di dalam arena. Atap putih venue yang megah tiba-tiba ambruk sebagian dan menimpa area lapangan. Para peserta dan penonton langsung berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Tasya Farasya yang berada di lokasi saat kejadian langsung berlari menjauh dari area tersebut.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Beruntung, Tasya berhasil selamat tanpa mengalami luka sedikit pun. Dalam unggahan Instagram-nya, ia menulis: “Alhamdulillah selamat ya Allah,” sambil memperlihatkan kondisi lapangan yang sudah porak-poranda.
Pihak penyelenggara The Prime Tournament memberikan klarifikasi resmi beberapa jam setelah insiden terjadi. Mereka menyampaikan rasa prihatin yang mendalam dan menginformasikan bahwa telah terjadi robohnya sebagian area venue pada hari itu. Mereka menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dan seluruh peserta berhasil dievakuasi dengan selamat.
- Pihak penyelenggara juga memastikan bahwa proses evakuasi berjalan lancar di bawah koordinasi tim keamanan internal dan petugas setempat.
- Sebagai bentuk tanggung jawab, seluruh rangkaian turnamen resmi dihentikan total untuk memastikan keselamatan seluruh pihak yang terlibat.
- “Atas musibah ini, kami hentikan seluruh pertandingan dan kegiatan turnamen demi keselamatan bersama,” lanjut pernyataan itu.
Meski sempat dilanda ketegangan, Tasya Farasya tetap berusaha tenang dan bahkan sempat mengabadikan suasana pasca-insiden untuk memberi kabar kepada para pengikutnya.

Tasya Farasya menulis bahwa dirinya masih shock, namun sangat bersyukur semua orang di sekitar aman. “Aku benar-benar nggak nyangka, cuma beberapa detik aja bedanya, bisa aja aku kena runtuhan itu,” tulisnya lagi dengan emoji tangan berdoa.
Setelah kejadian, area turnamen langsung disterilkan dan hanya diperbolehkan dimasuki oleh petugas berwenang. “Kami bersyukur seluruh pihak telah dievakuasi dan dalam penanganan tim keamanan di lokasi,” jelas panitia.
Selain menghentikan turnamen, penyelenggara juga menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas musibah dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan. “Kami juga menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini kepada semua pihak yang terlibat... Saat ini kami berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan penanganan dan langkah lanjutan terbaik,” tutupnya.