Aliran modal asing capai Rp14 T di minggu pertama Desember, beli saham Rp2,1 T

admin.aiotrade 07 Des 2025 3 menit 12x dilihat
Aliran modal asing capai Rp14 T di minggu pertama Desember, beli saham Rp2,1 T

Aliran Modal Asing yang Masuk Bersih ke Pasar Keuangan Indonesia

Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing masuk bersih ke pasar keuangan Indonesia mencapai sebesar Rp 14,08 triliun pada pekan pertama Desember 2025. Periode transaksi yang dimaksud adalah 1 hingga 4 Desember 2025. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa jumlah investor asing lebih banyak membeli Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dengan nilai sebesar Rp 10,92 triliun.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Di pasar modal, investor asing tercatat membeli saham sebanyak Rp 2,11 triliun. Selain itu, mereka juga menambah portofolio Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 1,06 triliun. Sejak awal tahun ini hingga 4 Desember 2025, tercatat bahwa modal asing keluar bersih di pasar saham sebesar Rp 27,93 triliun, SBN sebesar Rp 2,79 triliun, dan SRBI sebesar Rp 122,14 triliun.

BI terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Ramdan dalam pernyataannya.

Premi Risiko Investasi dan Nilai Tukar Rupiah

Premi risiko investasi, yang diukur melalui credit default swaps (CDS) Indonesia 5 tahun, tercatat turun dari 72,45 basis poin (bps) per 28 November 2025 menjadi 71,18 bps per 4 Desember 2025. Nilai tukar rupiah dibuka stabil di level Rp 16.640 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (5/12), dibandingkan posisi penutupan perdagangan Kamis (4/12).

Adapun indeks dolar AS (DXY) tercatat melemah ke level 98,99 pada akhir perdagangan Kamis (4/12). DXY merupakan indeks yang menunjukkan pergerakan dolar AS terhadap enam mata uang negara utama lainnya yakni euro, yen Jepang, pound Inggris, dolar Kanada, krona Swedia, dan franc Swiss.

Imbal Hasil SBN dan US Treasury Note

Imbal hasil atau yield SBN 10 tahun stabil di level 6,18 persen pada Jumat (5/12) dibandingkan Kamis (4/12). Sementara itu, imbal hasil US Treasury Note 10 tahun naik ke level 4,098 persen pada akhir perdagangan Kamis (4/12).

Kinerja Bursa Efek Indonesia

Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kautsar Primadi Nurahmad, menyatakan bahwa data perdagangan saham di BEI selama periode 1—5 Desember 2025 ditutup mayoritas pada zona positif. Peningkatan tertinggi tercatat pada rata-rata frekuensi transaksi harian yaitu sebesar 2,13% menjadi 2,66 juta kali transaksi, dari 2,61 juta kali transaksi pada pekan lalu.

Peningkatan turut dialami oleh Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini, yaitu sebesar 1,46% sehingga ditutup pada level 8.632,761, naik dari posisi 8.508,706 pada pekan lalu. Kapitalisasi pasar BEI juga mengalami kenaikan sebesar 1,39% menjadi Rp 15.844 triliun dari Rp 15.626 triliun pada sepekan sebelumnya.

Sedangkan rata-rata volume transaksi harian Bursa pada pekan ini mengalami perubahan sebesar 8,12% menjadi 46,39 miliar lembar saham, dari 50,49 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya. Rata-rata nilai transaksi harian BEI turut mengalami perubahan, yaitu sebesar 29,61% menjadi Rp 21,34 triliun, dari Rp 30,31 triliun pada pekan sebelumnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan