Amazon hentikan proyek drone pengiriman di Italia, mengapa?

Amazon hentikan proyek drone pengiriman di Italia, mengapa?

Media sosial sedang heboh membicarakan topik ini. Banyak netizen yang penasaran kebenaran di balik Amazon hentikan proyek drone pengiriman di Italia, mengapa?. Berikut fakta yang berhasil kami rangkum.
Amazon hentikan proyek drone pengiriman di Italia, mengapa?

Penghentian Rencana Pengiriman Drone di Italia oleh Amazon

Amazon, salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia, mengumumkan penghentian rencana pengiriman barang menggunakan drone di Italia. Keputusan ini diambil setelah dilakukannya peninjauan strategis internal yang menunjukkan bahwa kondisi regulasi dan iklim bisnis di negara tersebut belum mendukung tujuan jangka panjang dari program pengiriman udara otonom.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Langkah ini muncul hanya sekitar 1 tahun setelah Amazon menyelesaikan uji coba awal layanan pengiriman drone di kota San Salvo, wilayah Abruzzo, Italia tengah. Uji coba tersebut sebelumnya digadang-gadang sebagai salah satu lokasi perintis layanan Prime Air di Eropa.

Alasan Amazon Menghentikan Rencana Layanan Pengiriman Drone di Italia

Amazon secara resmi mengumumkan penghentian rencana komersialisasi layanan pengiriman barang menggunakan drone di Italia setelah melakukan peninjauan strategis terhadap proyek tersebut. Perusahaan menjelaskan bahwa meskipun telah menjalin kerja sama positif dengan regulator kedirgantaraan Italia, kerangka regulasi bisnis secara keseluruhan dinilai belum memadai untuk mendukung tujuan jangka panjang program tersebut.

“Setelah peninjauan strategis, kami memutuskan untuk menghentikan rencana pengiriman drone komersial di Italia,” tulis Amazon dalam pernyataan resminya. Perusahaan menambahkan bahwa regulasi di negara tersebut belum sepenuhnya mendukung ekspansi dan keberlanjutan program pengiriman udara otonom seperti yang diharapkan.

Otoritas Penerbangan Italia Sebut Keputusan Amazon sebagai Langkah Tak Terduga

Otoritas Penerbangan Sipil Italia (ENAC) menyatakan bahwa keputusan Amazon untuk menghentikan rencana layanan pengiriman barang menggunakan drone di Italia merupakan langkah yang tidak terduga. Dalam pernyataan resmi, ENAC menjelaskan bahwa keputusan tersebut bukan disebabkan oleh persoalan keselamatan penerbangan, melainkan hasil dari kebijakan internal perusahaan yang diduga berkaitan dengan perkembangan keuangan terbaru di dalam Grup Amazon.

ENAC menilai dari sisi regulasi ruang udara dan prosedur keselamatan, proyek Prime Air Amazon di Italia sejatinya telah memenuhi persyaratan dan bisa dilanjutkan. Lembaga tersebut juga menegaskan dialog teknis dengan perusahaan selama ini berlangsung intensif dan menunjukkan kemajuan positif dalam aspek pengujian serta koordinasi operasional.

Amazon sebelumnya menyelesaikan uji coba pengiriman menggunakan drone di kota San Salvo, wilayah Abruzzo, pada Desember 2024. Uji coba tersebut mencakup integrasi sistem drone dengan manajemen lalu lintas udara lokal dan dinyatakan telah sesuai dengan standar keselamatan yang ditetapkan regulator penerbangan Eropa.

Amazon Lanjutkan Pengembangan Layanan Prime Air di AS dan Inggris

Penghentian rencana layanan pengiriman drone di Italia menjadi langkah strategis penting bagi Amazon dalam menyesuaikan arah pengembangan global program Prime Air. Keputusan tersebut mencerminkan respons perusahaan terhadap dinamika regulasi, efisiensi biaya, serta tantangan kebijakan yang mempengaruhi kelayakan proyek di berbagai negara.

Sejumlah analis menilai bahwa Italia sebelumnya dipandang sebagai pasar potensial di Eropa untuk peluncuran layanan pengiriman drone. Namun, kompleksitas aturan bisnis dan belum stabilnya lingkungan kebijakan di negara tersebut menjadi hambatan yang menghalangi realisasi program secara komersial.

Menurut laporan CNBC, Amazon akan tetap melanjutkan pengembangan layanan Prime Air di negara lain yang memiliki regulasi lebih sejalan dengan tujuan jangka panjangnya, khususnya di Amerika Serikat dan Inggris. Kedua negara itu telah memberikan sejumlah izin penerbangan komersial untuk pengujian drone otonom, yang bertujuan mempercepat waktu pengiriman paket.

Berita Terkait

Amazon Blokir 1.800 Pelamar Kerja IT dari Korea Utara
Amazon Setuju Bayar Rp9,9 Triliun untuk Atasi Sengketa Pajak di Italia
Amazon Suntik Rp833 Triliun untuk Ekspansi Infrastruktur AI di AS


Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa share artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan berita heboh ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar