Ambulans RSUD Parenggean Diduga Digunakan Angkut Pakan Ayam, DPRD Kotim Tindak Lanjuti

admin.aiotrade 17 Okt 2025 3 menit 10x dilihat
Ambulans RSUD Parenggean Diduga Digunakan Angkut Pakan Ayam, DPRD Kotim Tindak Lanjuti
Ambulans RSUD Parenggean Diduga Digunakan Angkut Pakan Ayam, DPRD Kotim Tindak Lanjuti

Ambulans RSUD Parenggean Viral di Media Sosial

Sebuah video yang menampilkan mobil ambulans memuat puluhan karung pakan ayam viral dan menuai sorotan publik di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah. Peristiwa ini menimbulkan dugaan penyalahgunaan kendaraan dinas milik RSUD Pratama Parenggean.

Video yang beredar pada Jumat (10/10/2025) itu memperlihatkan ambulans berpelat merah KH 9038 FH milik RSUD Pratama Parenggean tengah terparkir di depan toko di Jalan Rahadi Usman, Kecamatan Sampit. Di dalamnya tampak puluhan karung pakan ayam yang disusun rapi oleh sejumlah pegawai toko.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pihak Kecamatan dan Kelurahan Minta Penjelasan Resmi
Sekretaris Camat Parenggean, Hery, membenarkan bahwa ambulans tersebut memang milik RSUD Parenggean. Hery mengatakan, pihaknya juga telah melihat video yang beredar dan mengetahui bahwa kejadian itu memang melibatkan ambulans milik RSUD Parenggean. “Memang benar yang kami lihat di video, kalau tidak salah kejadiannya itu beberapa hari yang lalu,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (15/10/2025).

Namun demikian, Hery mengaku tak bisa berkomentar lebih terkait kasus tersebut karena hal tersebut bukan kewenangan pihak kecamatan. Dia menyebut, penggunaan kendaraan dinas berada di bawah tanggung jawab instansi pemilik, dalam hal ini pihak RSUD Parenggean. Meski begitu, Hery berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi sebab kendaraan dinas, terlebih ambulans, harusnya digunakan sesuai peruntukannya.

“Kalau untuk ke depannya, ya dipergunakan sebagaimana mestinya saja. Jangan sampai ada penyalahgunaan lagi,” katanya.

Terpisah, Lurah Parenggean, Darmoso, mengaku baru mengetahui peristiwa itu setelah video ambulans mengangkut pakan ayam itu beredar di Facebook. “Kalau saya lihat postingannya kemarin, baru tahu setelah ada yang unggah di Facebook,” ujarnya, Rabu (15/10/2025). Menurut Darmoso, lokasi RSUD Parenggean sendiri berada di wilayah desa tetangga, atau tepatnya di Desa Bajarau. Karena itu, ia menegaskan, pengawasan dan kebijakan operasional kendaraan dinas rumah sakit tidak berada langsung di bawah kewenangannya sebagai lurah.

“Karena rumah sakit itu sudah masuk Desa Bajarau, atau desa tetangga. Jadi saya juga tidak terlalu memperhatikan soalnya juga bukan kapasitas saya,” jelasnya. Meski demikian, Darmoso mengaku belum bisa memastikan apakah ambulans yang terlihat dalam video tersebut benar milik RSUD Parenggean atau justru dari fasilitas kesehatan lain.

“Kalau untuk memastikan itu ambulans punya RS Parenggean atau puskesmas, saya belum tahu, karena itu di luar wewenang saya,” ujarnya. Ia berharap pihak terkait segera memberikan klarifikasi resmi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

“Supaya jelas, lebih baik pihak rumah sakit langsung memberikan penjelasan. Jangan sampai masyarakat salah persepsi,” pungkasnya.

DPRD: Ini Pelanggaran Serius

Kasus ini juga mendapat perhatian dari Komisi III DPRD Kotim. Anggota dewan, Sihol Parningotan Lumban Gaol, menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran berat. “Kalau benar ambulans digunakan untuk mengangkut pakan ayam, itu jelas menyalahi aturan. Ambulans adalah kendaraan khusus untuk kepentingan medis,” tegasnya. Sihol mengingatkan bahwa penyalahgunaan ambulans dapat mengikis kepercayaan publik.

“Selama ini masyarakat memberi jalan karena yakin ambulans membawa pasien. Kalau disalahgunakan, bisa saja masyarakat jadi tidak peduli lagi,” ujarnya. Politisi itu juga menilai kejadian ini menjadi peringatan penting bagi seluruh petugas ambulans agar menjaga profesionalisme.

“Jangan sampai kendaraan dinas yang seharusnya untuk kepentingan publik digunakan untuk hal pribadi. Ini mencoreng nama baik institusi kesehatan,” tambahnya.

Dinas Kesehatan Kotim Telusuri Kasus

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi, memastikan pihaknya telah menindaklanjuti laporan dugaan penyalahgunaan ambulans tersebut. “Sudah kami tindaklanjuti,” kata Umar singkat saat dikonfirmasi, Kamis (16/10/2025). Dinkes disebut tengah meminta klarifikasi dari pihak RSUD Parenggean untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.

Hingga kini, pihak rumah sakit belum memberikan keterangan resmi kepada media. Viralnya video ambulans yang digunakan untuk memuat pakan ayam ini menimbulkan tanda tanya besar di masyarakat terkait pengawasan kendaraan dinas. Warga berharap pihak RSUD Parenggean segera memberikan klarifikasi agar persoalan ini tidak menimbulkan kesalahpahaman lebih lanjut.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan