Analisis Pasar Hari Ini: Volume Fantastis di Saham RATU dan CBRE, Aksi Jual Menghantui Big Caps

admin.aiotrade 09 Okt 2025 3 menit 12x dilihat
Analisis Pasar Hari Ini: Volume Fantastis di Saham RATU dan CBRE, Aksi Jual Menghantui Big Caps

Euforia di Pasar Saham Indonesia Terus Berlanjut

Euforia yang terjadi di pasar saham Indonesia tampaknya belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Pada perdagangan kemarin, Rabu, 8 Oktober 2025, bursa kembali diguncang oleh gelombang transaksi besar-besaran yang terpusat pada beberapa saham sektor energi dan pertambangan. Sementara itu, banyak saham dengan kapitalisasi pasar besar justru mengalami penurunan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Peristiwa ini menjadi perhatian utama bagi para investor dan trader, terutama dalam mempersiapkan keputusan investasi untuk hari ini, Kamis, 9 Oktober 2025. Berikut adalah rangkuman saham-saham yang paling mencolok dari perdagangan kemarin.

Ledakan Dahsyat Duo Saham Induk-Anak: RAJA dan RATU

Panggung utama bursa kemarin sepenuhnya dikuasai oleh dua emiten yang terafiliasi, yaitu PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) dan anak usahanya, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU). Keduanya mencatatkan kenaikan yang luar biasa dengan nilai transaksi yang sangat besar:

  • RATU (Raharja Energi Cepu Tbk.):
    Menjadi saham paling likuid di bursa, saham ini meroket sebesar Rp 1.500 atau naik 20,69% hingga mencapai level Rp 9.000. Nilai transaksinya dalam sehari mencapai Rp 1,4 triliun!

  • RAJA (Rukun Raharja Tbk.):
    Sang induk usaha tidak ketinggalan, kembali naik sebesar Rp 250 atau 5,0% dan ditutup di harga Rp 5.250. Nilai transaksinya juga sangat besar, mencapai Rp 1,11 triliun.

Jika digabungkan, nilai transaksi kedua saham ini saja sudah mencapai lebih dari Rp 2,5 triliun, yang menunjukkan adanya aliran dana spekulatif yang sangat deras.

Saham Grup Barito dan Energi Lainnya Ikut Pesta

Selain duo RAJA-RATU, beberapa saham lain di sektor energi dan mineral juga mengalami kenaikan signifikan dan masuk dalam daftar Top Gainers:

  • ADMR (Alamtri Minerals Indonesia Tbk.):
    Meroket sebesar Rp 275 atau 24,88% dan menyentuh Auto Reject Atas (ARA) di level Rp 1.380.

  • ADRO (Alamtri Resources Indonesia Tbk.):
    Naik signifikan sebesar Rp 200 atau 12,12% ke posisi Rp 1.850.

  • CBRE (Cakra Buana Resources Energi Tbk.):
    Juga ikut 'terbang' dengan kenaikan sebesar Rp 235 atau 18,73% ke harga Rp 1.800 dengan nilai transaksi menembus Rp 1,13 triliun.

UNTR, GGRM, dan UANG Jadi Korban Aksi Jual

Di tengah euforia tersebut, beberapa saham justru menjadi korban aksi jual dan masuk daftar Top Losers:

  • UANG (Pakuan Tbk.):
    Anjlok paling dalam, 'terjun bebas' sebesar Rp 1.000 atau 14,08% ke level Rp 5.750, menyentuh batas Auto Reject Bawah (ARB).

  • GGRM (Gudang Garam Tbk.):
    Melanjutkan tren negatifnya, kembali anjlok sebesar Rp 600 atau 5,04% ke harga Rp 11.300.

  • UNTR (United Tractors Tbk.):
    Saham blue chip ini juga tertekan, turun sebesar Rp 425 atau 1,66% ke posisi Rp 25.175.

Perkiraan Pergerakan Pasar Hari Ini

Pasar hari ini akan menjadi ajang pembuktian apakah reli liar di saham-saham energi pilihan akan terus berlanjut atau justru akan terjadi aksi ambil untung besar-besaran.

Disclaimer: Artikel ini disusun berdasarkan data historis dan bukan merupakan saran atau rekomendasi untuk membeli atau menjual saham. Semua keputusan investasi adalah tanggung jawab penuh pembaca. Selalu lakukan riset Anda sendiri (DYOR).

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan