
Peran Penting Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) di Kota Bandung
Anggota DPRD Kota Bandung, Andri Gunawan, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja para Pekerja Sosial Masyarakat (PSM). Hal ini disampaikannya saat menjadi pembicara dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengurus IPSM Kota Bandung di Garut, Jumat 7 November 2025. Ia mengungkapkan bahwa ia sering bertemu dengan anggota IPSM yang aktif membantu masyarakat, terutama dalam hal pengantaran ke rumah sakit.
Andri menekankan bahwa banyak relawan PSM yang usianya sudah tidak muda lagi, bahkan melebihi usia pensiun. Namun, semangat mereka tetap tinggi dan tidak perlu diragukan. Ia menyebutkan bahwa relawan PSM siap berjaga kapan saja, baik malam maupun siang, selama ada yang membutuhkan bantuan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Meski demikian, Andri mengakui bahwa kondisi kesejahteraan sebagian besar relawan PSM masih terbatas. Banyak dari mereka hanya memiliki uang secukupnya di saku, namun tetap bersedia membantu orang lain. Ia menyampaikan harapan agar bisa meniru keikhlasan dan semangat yang dimiliki oleh para relawan tersebut.
Tantangan yang Dihadapi oleh PSM
Meski memiliki kontribusi yang besar, Andri mengungkapkan keheranan terhadap persepsi negatif yang masih ada dari sebagian petugas rumah sakit terhadap para relawan PSM. Menurutnya, tugas dalam mengurus PPKS (Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial) cukup melelahkan, dan sering kali petugas rumah sakit kurang sabar. Dinamika di lapangan juga sering membuat IPSM disebut sebagai calo pasien.
Namun, Andri menjelaskan bahwa IPSM merupakan organisasi yang dibentuk oleh pemerintah. Relawannya bekerja di lapangan dengan ikhlas dan menjadi wakil pemerintah dalam membantu masyarakat. Ia menegaskan bahwa PSM bukanlah calo pasien, melainkan lembaga resmi yang didirikan untuk membantu warga.
Langkah yang Akan Diambil oleh Komisi D
Untuk mengatasi masalah ini, Andri menyatakan bahwa ke depan IPSM akan melakukan audiensi dengan Komisi D DPRD Kota Bandung. Ia akan memanggil semua direktur rumah sakit yang ada di Bandung untuk memberikan pemahaman bahwa PSM bukanlah calo pasien, melainkan organisasi yang dibentuk oleh pemerintah. Ia menegaskan bahwa PSM harus diberi ruang untuk membantu warga tanpa adanya hambatan atau kesulitan.
Kesimpulan
Peran PSM sangat penting dalam mendukung pelayanan sosial di Kota Bandung. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, semangat dan keikhlasan para relawannya tetap menjadi contoh yang baik. Dengan dukungan dari pihak-pihak terkait, seperti DPRD dan rumah sakit, PSM dapat lebih efektif dalam menjalankan tugasnya. Diharapkan, persepsi negatif terhadap PSM dapat segera dihilangkan sehingga mereka dapat fokus pada tujuan utamanya, yaitu membantu masyarakat yang membutuhkan.