
Isu Pribadi Wakil Rakyat yang Menghebohkan Masyarakat Bima
Isu yang menyeret nama seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Syahrul Sa’ban alias Lery dari Fraksi Partai Gerindra, kini menjadi sorotan publik. Dugaan bahwa ia menghamili seorang wanita asal Kota Bima berinisial IA tanpa bertanggung jawab atas perbuatannya, membuat masyarakat terkejut dan prihatin.
Menurut informasi yang dikumpulkan, hubungan antara Lery dan IA telah berlangsung cukup lama. Dari hubungan tersebut, IA dikabarkan telah melahirkan seorang anak yang hingga saat ini belum diakui oleh Lery. Hal ini memicu kemarahan dari keluarga korban, yang merasa dikhianati oleh orang yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Dia tidak mau bertanggob jawab setelah menghamili IA. Padahal sudah lama menjalin hubungan,” ujar seorang perempuan yang mengaku sebagai sepupu korban, melalui pesan daring beberapa waktu lalu.
Korban kini hidup dalam tekanan berat akibat perlakuan yang dialaminya. Keluarganya meminta agar Lery bertanggung jawab atas tindakannya. “Minimal harus bertanggung jawab, jangan ditelantarkan begitu saja,” tambahnya.
Kasus dugaan ini bahkan telah dilaporkan secara resmi ke Polres Bima. Namun, sampai saat ini, proses hukum masih dalam tahap penyelidikan dan belum ada kejelasan lebih lanjut. Masyarakat berharap kasus ini dapat segera diselesaikan dengan adil.
Menariknya, di tengah isu yang sedang mencuat, Syahrul Sa’ban justru disebut sedang menyelenggarakan konser di Paruga Na’e (Convention Hall) Kota Bima. Acara yang dijadwalkan berlangsung pada 1 September 2025 ini menimbulkan reaksi keras dari masyarakat.
“Kasus ini menjadi alasan kuat masyarakat untuk menolak konser yang akan diselenggarakan oleh Lery di Mangge Maci,” ujar salah satu warga yang menyampaikan pendapatnya.
Saat dikonfirmasi mengenai tudingan tersebut, Syahrul Sa’ban tidak memberikan tanggapan langsung. Ia hanya menyebutkan bahwa dirinya sedang sibuk dan berada di luar daerah. Hal ini memperkuat rasa penasaran dan ketidakpuasan masyarakat terhadap sikapnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bima, AKP Abdul Malik, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan terkait kasus ini. Ia menyatakan bahwa pihaknya masih dalam tahap penyelidikan dan belum bisa memberikan rincian lebih lanjut.
Kasus ini kini menjadi perhatian besar bagi masyarakat, terlebih karena melibatkan seorang wakil rakyat yang seharusnya menjadi teladan. Bagaimana cara mereka menjalani kehidupan pribadi dan profesional menjadi pertanyaan yang penting untuk dijawab.
Fakta-Fakta Terkait Kasus Ini
- Hubungan antara Syahrul Sa’ban dan IA dikabarkan telah berlangsung cukup lama.
- IA dikabarkan telah melahirkan seorang anak yang belum diakui oleh Lery.
- Keluarga korban meminta agar Lery bertanggung jawab atas tindakannya.
- Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Bima, namun proses hukum masih dalam penyelidikan.
- Konser yang akan diselenggarakan oleh Lery di Paruga Na’e menimbulkan reaksi keras dari masyarakat.