
Khusnul Arif Mendorong Bandara Dhoho sebagai Akselerator Ekonomi dan Pariwisata
Anggota DPRD Jatim, Khusnul Arif atau yang akrab disapa Mas Pipin, menyoroti pentingnya peran pemerintah dalam memaksimalkan manfaat keberadaan Bandara Dhoho Kediri. Menurutnya, pembukaan kembali operasional bandara pada 10 November 2025 lalu menjadi momentum besar untuk pemulihan ekonomi daerah.
"Hari ini Bandara Dhoho sudah beroperasi kembali. Tentu besar harapan kita semua bahwa akan terus ada keberlanjutan penerbangan, penambahan maskapai, serta penambahan rute," ujar pria yang dikenal dengan sapaan Mas Pipin usai menghadiri acara pelantikan pengurus DPD Nasdem di Graha Lila Semesta Kediri, Sabtu (6/12/2025) lalu.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Menurut Pipin, Bandara Dhoho tidak hanya berfungsi sebagai pintu masuk transportasi udara, tetapi juga harus menjadi akselerator pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan UMKM. Ia menilai, bandara ini harus memberikan manfaat luar biasa untuk pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran UMKM. Tidak boleh berhenti hanya pada fungsi penerbangan.
Potensi Bandara Dhoho yang Luas
Pipin menekankan bahwa keberadaan bandara tidak cukup jika hanya dipandang sebagai fasilitas untuk Kota dan Kabupaten Kediri. Ia mengingatkan bahwa potensi Bandara Dhoho dimiliki oleh wilayah yang jauh lebih luas. "Bandara Dhoho terlalu kecil kalau peruntukannya hanya untuk Kediri. Bandara ini harus menjadi bagian dari 13 kabupaten-kota di sekitarnya. Semua harus merasa memiliki," katanya.
Wilayah yang dimaksud meliputi Kota dan Kabupaten Kediri, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Pacitan, hingga Nganjuk. "Karena itu, Pemprov Jatim harus menjadi dirijen. Harus memberi intervensi kepada 13 kepala daerah supaya bersama-sama menciptakan daya magnet. Supaya ada investor di daerah, supaya pariwisata tumbuh, UMKM juga bertumbuh," jelas Politisi Nasdem itu.
Kunci Keberhasilan Bandara Dhoho
Menurut Pipin, kunci keberhasilan bandara terletak pada adanya pemantik ekonomi. Dibutuhkan peluang investasi dan penguatan destinasi wisata agar kunjungan wisatawan dapat meningkat secara signifikan. "Tantangan Bandara Dhoho adalah memastikan ada peluang untuk berinvestasi dan peluang untuk berwisata. Kalau transportasinya sudah ada, maka destinasi juga harus digairahkan kembali," ucapnya.
Anggota dapil 8 DPRD Jatim ini menyebut beberapa destinasi wisata di Kediri saat ini mengalami kondisi lesu. Untuk itu diperlukan kajian menyeluruh serta kolaborasi lintas wilayah dan lintas dinas. "Ada titik-titik pariwisata yang lesu. Pemerintah tidak boleh diam. Dinas Pariwisata provinsi harus berkolaborasi dengan kabupaten-kota untuk membangkitkan animo masyarakat hadir ke Kediri," tegasnya.
Mendorong Event Besar dan Budaya Lokal
Pipin mendorong agar event tahunan digelar secara besar dan bertaraf nasional. Salah satu potensi yang disorotnya adalah budaya Tari Seribu Barong. "Tari Seribu Barong itu unik dan tidak dimiliki daerah lain. Kalau dioptimalkan, itu akan mendatangkan wisatawan," ucapnya.
Selain sektor pariwisata, Pipin menegaskan kesiapan provinsi dalam memastikan infrastruktur jelang Nataru. Ia menyampaikan bahwa beberapa pekerjaan jalan dan fasilitas pendukung terus dikebut untuk mempermudah mobilitas masyarakat selama libur panjang. "Provinsi hadir untuk memastikan kesiapan infrastruktur menjelang Nataru. Upaya perbaikan terus berjalan di beberapa titik," bebernya.
Imbauan untuk Masyarakat
Pipin berpesan agar masyarakat tetap berhati-hati selama liburan. Menurutnya, faktor cuaca menjadi perhatian penting dalam beberapa pekan ke depan. "Kami mengimbau masyarakat yang merayakan Nataru agar tetap waspada, karena cuaca mungkin tidak bersahabat," tutupnya.