
Cuaca Buruk Mengakibatkan Kerusakan di Beberapa Wilayah Kabupaten Bogor
Pada hari Minggu (12/4/2026) sore, sejumlah kampung di Kecamatan Cibinong dan Citeureup, Kabupaten Bogor terkena dampak angin kencang yang disertai hujan deras. Peristiwa ini menyebabkan kerusakan pada beberapa bangunan, termasuk warung dan rumah warga.
Menurut informasi yang diberikan oleh Staf Ratik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin, kejadian ini disebabkan oleh kondisi cuaca yang tidak menentu. Dalam foto-foto yang diunggah oleh BPBD, terlihat bahwa atap rumah banyak yang rusak akibat angin yang menghancurkan. Genteng-genteng terbang dan berjatuhan ke tanah, sementara pohon besar juga tumbang dan menimpa bangunan-bangunan di sekitarnya.
"Beberapa rumah terdampak kerusakan dibagian atap dan pohon tumbang," ujar Jalaludin dalam pernyataannya.
Berikut adalah daftar kerusakan yang terjadi di masing-masing wilayah:
Kecamatan Cibinong
- Kampung Bunisari, RT 07/08, Kelurahan Cibinong, Kecamatan Cibinong: 1 unit bangunan kafe rusak ringan tertimpa pohon tumbang.
- Kampung Sampora, RT 01/09, Kelurahan Cibinong, Kecamatan Cibinong: 1 rumah rusak ringan pada bagian atap kamar.
Kecamatan Citeureup
- Kampung Sanja RT 04/05, Desa Sanja, Kecamatan Citeureup: 2 unit kontrakan rusak ringan, atap rumah kontrakan ruang depan bolong tertimpah dahan pohon yang jatuh.
- Kampung Kebonkopi RT. 04/10, Desa Puspanegara, Kecamatan Citeureup: 1 Unit rumah rusak ringan, kanopi depan rumah ambruk.
- Kampung Lebak Pasar RT. 03/01, Desa Citeureup, Kecamatan Citeureup: 1 unit rumah rusak ringan, atap tertimpa dahan Pohon.
- Kampung Jolok Setu RT 04/04, Desa Lewinutug, Kecamatan Citeureup: 1 unit rumah rusak ringan.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini. Masyarakat setempat masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kerusakan yang terjadi. BPBD Kabupaten Bogor juga terus memantau situasi cuaca dan memberikan informasi serta bantuan kepada warga yang terkena dampak.
Kondisi cuaca buruk seperti ini sering kali terjadi di daerah-daerah dengan iklim tropis, terutama saat musim hujan. Warga diminta untuk tetap waspada dan siap siaga jika terjadi perubahan cuaca yang ekstrem. Selain itu, pentingnya pengawasan terhadap pohon-pohon besar di sekitar permukiman juga menjadi hal yang perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan risiko yang lebih besar.