
Kebiasaan Warganet yang Masih Menggunakan Kata Sandi Sederhana
Teknologi semakin berkembang pesat, namun kebiasaan warganet dalam memilih kata sandi masih terlihat tidak berubah. Padahal, kebiasaan ini bisa membahayakan keamanan data di dunia maya. Hingga akhir tahun 2025, masih banyak pengguna internet yang menggunakan deretan angka seperti "123456" sebagai kata sandi utama untuk membuat akun di berbagai platform online.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Temuan ini diungkap oleh situs riset dan ulasan teknologi Comparitech. Dalam laporan mereka, para peneliti mengumpulkan lebih dari dua miliar kata sandi yang bocor di forum pelanggaran data sepanjang tahun 2025. Hasilnya kemudian digunakan untuk menyusun daftar 100 password yang paling sering digunakan oleh pengguna internet global.
Password "123456" Paling Banyak Digunakan
Dari 100 daftar tersebut, kombinasi angka berurutan "123456" masih menjadi password yang paling umum digunakan. Dari total dua miliar data yang dikumpulkan, kata sandi ini muncul sebanyak 7,6 juta kali. Di posisi berikutnya, pola serupa seperti "12345678" dan "1234567789" juga menduduki peringkat dua dan tiga.
Di posisi keempat, kata "admin" juga menjadi salah satu password yang sering digunakan. Bahkan, kata sandi klasik seperti "password" masih banyak digunakan dan menempati peringkat kedelapan. Selain itu, kombinasi angka sederhana seperti "123" dan "1111" juga muncul di posisi kesembilan dan dua puluh.
Beberapa password unik lainnya juga muncul dalam daftar, seperti "gin" di peringkat 29, serta "**" di peringkat ke-35.
Berikut ini adalah daftar 20 password yang paling sering digunakan di internet:
- 123456 – 7.618.192
- 12345678 – 3.676.487
- 123456789 – 2.866.100
- admin – 1.987.808
- 1234 – 1.771.335
- Aa123456 – 1.411.847
- 12345 – 1.301.052
- password – 1.082.010
- 123 – 959.741
- 1234567890 – 674.200
- 12345678910 – 562.833
- 1234567 – 523.380
- Aa@123456 – 501.446
- Pass@123 – 485.846
- Password – 470.313
- 123123 – 385.949
- P@ssw0rd – 347.249
- 111111 – 326.154
- admin123 – 306.343
- 1111 – 269.204
Pengguna Malas Membuat Password yang Aman
Hasil studi Comparitech menyebut temuan ini sebagai "contoh nyata kemalasan manusia". Dari total 1000 password teratas yang diteliti, 25 persen di antaranya hanya berisi angka sederhana. Bahkan, 38,6 persen lainnya dirangkai dengan angka 123, yaitu pola password yang sangat mudah ditebak.
Selain itu, sekitar 3,1 persen kata sandi hanya terdiri dari huruf seperti "abc", lalu 2 persen angka menurun "321", dan sisanya merupakan kata sandi yang terdiri dari satu jenis karakter. Mayoritas kata sandi yang digunakan oleh pengguna internet dinilai terlalu pendek. Sebanyak 65,8 persen di antaranya memiliki panjang kurang dari 12 karakter.
Standar keamanan digital menyarankan agar password memiliki minimal 12 karakter agar lebih aman dan sulit diretas. Saat ini, banyak pengguna internet menggunakan pengelola kata sandi (password manager) bawaan browser atau aplikasi khusus untuk menyusun password mereka. Meskipun kedua opsi ini tidak sepenuhnya bebas dari risiko ancaman, keamanannya dinilai lebih baik dibanding menggunakan kata sandi umum seperti "123456".
Pakar keamanan siber juga menyarankan agar pengguna mengaktifkan autentikasi dua faktor (two-factor authentication/2FA) pada akun digital mereka, sebagai upaya mencegah peretasan.