Ansyari Lubis: Waspadai Jadwal Padat, PSS Sleman Tak Boleh Kehilangan Poin

admin.aiotrade 26 Okt 2025 2 menit 11x dilihat
Ansyari Lubis: Waspadai Jadwal Padat, PSS Sleman Tak Boleh Kehilangan Poin

Kekalahan Pertama PSS Sleman di Kompetisi 2025/2026

SLEMAN, aiotrade.app
Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menegaskan bahwa timnya tidak boleh terlena setelah menghadapi laga berat melawan Persela Lamongan pada Sabtu (25/10/2025). Skuad Super Elang Jawa baru saja menderita kekalahan pertamanya dalam kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026 setelah kalah 2-1 dari Laskar Jaka Tingkir. Hasil ini memutus rekor enam kemenangan beruntun yang sebelumnya diraih oleh PSS.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Meski hasil pertandingan ini membuka kembali persaingan menarik di papan klasemen sementara wilayah Barat, Ansyari tetap menilai bahwa setiap laga di kompetisi ini memiliki tingkat kesulitan tersendiri. Ia menyatakan bahwa tidak ada tim yang bisa dianggap medioker karena semua kontestan memiliki kualitas dan karakter permainan masing-masing. Namun, tiga lawan terakhir yang dihadapi PSS, termasuk Persela, memiliki sejarah sepak bola yang lebih panjang.

PSS Sleman kini fokus pada dua pertandingan berikutnya yang tidak kalah menantang. Super Elja akan menjamu Persipura Jayapura di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada 1 November 2025, sebelum melakoni laga tandang ke markas Barito Putera pada 9 November 2025.

Ansyari menegaskan pentingnya menjaga konsistensi dan melakukan evaluasi mendalam demi menjaga peluang di papan tengah klasemen. Ia menekankan bahwa dua pertandingan berikutnya harus menjadi momentum untuk tidak kehilangan poin lagi. Mantan kapten Timnas Indonesia itu juga optimistis bahwa PSS mampu bersaing dengan tim-tim berpengalaman, meskipun persaingan di kompetisi semakin ketat.

Ia berharap dukungan penuh dari suporter setia Sleman untuk menjaga semangat para pemain di dua laga penting mendatang. Sebelumnya, laga antara Persela dan PSS berjalan terbuka sejak menit awal. Kedua tim tampil agresif dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Babak pertama berakhir tanpa gol, namun intensitas meningkat di babak kedua.

Setelah turun minum, Persela membuka keunggulan lebih dulu melalui Mena Perez pada menit ke-60 setelah memanfaatkan umpan terukur dari sisi kanan. PSS Sleman sempat membalas lewat sundulan Gustavo Tocantins pada menit ke-68, yang menjadi gol kedelapannya musim ini. Namun, kemenangan tuan rumah akhirnya dipastikan lewat gol Sadewa di menit 90+7, yang membuat Persela kembali mengalahkan tim tak terkalahkan sebelumnya.

Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, mengakui bahwa timnya kehilangan fokus di menit akhir dan menganggap kekalahan ini sebagai pelajaran berharga. Ia meminta maaf kepada seluruh fans PSS karena mengalami kekalahan pertama. Ia berjanji akan melakukan evaluasi dan memperbaiki diri, mulai dari cara bermain hingga konsentrasi di menit akhir.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan