Antam dan Huayou Didesak Percepat Kerja Sama Baterai Megaproyek

admin.aiotrade 21 Okt 2025 3 menit 12x dilihat
Antam dan Huayou Didesak Percepat Kerja Sama Baterai Megaproyek

Proyek Titan, Kunci Percepatan Industri Baterai Kendaraan Listrik

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM) Yuliot Tanjung menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya mempercepat proyek strategis industri baterai kendaraan listrik (EV battery), termasuk proyek Titan. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses penyelesaian perjanjian kerja sama antara PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) dan Zhejiang Huayou Cobalt Co. Ltd.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pernyataan ini disampaikan oleh Yuliot usai menghadiri Sidang Kabinet Paripurna 1 Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto–Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025). Ia menegaskan bahwa pihaknya sedang berusaha mempercepat proses kerja sama antara Antam dan Huayou, serta berharap perjanjian tersebut segera selesai dalam waktu dekat.

“Kita dorong bagaimana groundbreaking -nya,” ujar Yuliot. Dengan demikian, proyek Titan akan segera bisa dimulai setelah perjanjian kerja sama selesai.

Komitmen Pemerintah dalam Hilirisasi Mineral Strategis

Perkembangan proyek Titan juga menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh proyek hilirisasi mineral strategis, khususnya nikel yang menjadi bahan baku utama baterai kendaraan listrik, berjalan sesuai rencana. Nikel merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat penting dalam pengembangan industri kendaraan listrik.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya dalam sidang kabinet sempat menyebutkan kemajuan proyek baterai listrik yang digarap CATL (Contemporary Amperex Technology Co. Limited) atau dikenal sebagai proyek Dragon. Proyek ini telah lebih dahulu melakukan groundbreaking dan presiden meminta agar proyek Titan segera menyusul.

Visi Proyek Titan dalam Ekosistem Kendaraan Listrik

Proyek Titan adalah bagian dari rangkaian investasi besar di sektor industri baterai nasional. Tujuan utamanya adalah memperkuat ekosistem kendaraan listrik dari hulu ke hilir, mulai dari pengolahan nikel, produksi bahan katoda, hingga perakitan sel baterai dan kendaraan.

Dengan kontribusi yang signifikan, proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional. Selain itu, proyek Titan juga menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) di sektor energi dan mineral. Nilai proyek ini diperkirakan mencapai lebih dari US$8 miliar atau setara Rp132,6 triliun (berdasarkan asumsi kurs Rp16.576 per US$).

Lokasi dan Jadwal Penyelesaian Proyek

Sebelumnya, Kementerian ESDM mengungkapkan bahwa Proyek Titan akan berlokasi di Maluku Utara. Proyek ini ditargetkan rampung pada akhir tahun 2027. Dengan lokasi yang strategis dan dukungan penuh dari pemerintah, proyek ini diharapkan dapat menjadi contoh sukses dalam pengembangan industri baterai kendaraan listrik di Indonesia.

Proyek Titan tidak hanya akan meningkatkan kapasitas produksi baterai, tetapi juga akan menciptakan lapangan kerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Selain itu, proyek ini juga akan memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen nikel terbesar di dunia, sekaligus menjawab tantangan global dalam pengembangan teknologi kendaraan listrik.

Dengan adanya proyek-proyek seperti Titan, Indonesia semakin menunjukkan komitmennya untuk menjadi bagian dari rantai pasok global baterai kendaraan listrik. Hal ini juga akan membantu pemerintah dalam mencapai target transformasi energi dan menjaga keberlanjutan lingkungan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan