Antasari Azhar, Mantan Ketua KPK, Meninggal Dunia: Profil dan Perjalanan Karirnya

admin.aiotrade 08 Nov 2025 3 menit 15x dilihat
Antasari Azhar, Mantan Ketua KPK, Meninggal Dunia: Profil dan Perjalanan Karirnya

Kehilangan Sosok Berpengaruh dalam Pemberantasan Korupsi

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2007 hingga 2010, Antasari Azhar, meninggal dunia pada hari Sabtu, 8 November 2025. Kabar duka ini disampaikan oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, yang menyampaikan rasa belasungkawa atas wafatnya Antasari.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Fitroh mengatakan bahwa dirinya sedang menuju rumah duka untuk menyampaikan dukacita. Dalam pernyataannya, ia menyebutkan: "Innalillahi wainnalillahi rojiun, Indonesia kehilangan sosok tangguh yang memiliki komitmen kuat dalam pemberantasan korupsi. Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran."

Antasari Azhar lahir di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, pada 18 Maret 1953. Ia memulai pendidikannya di Sekolah Dasar Negeri 1 Belitung sebelum melanjutkan pendidikan menengah pertama dan menengah atas di Jakarta hingga tahun 1971. Setelah itu, ia berkuliah di Universitas Sriwijaya, Fakultas Hukum, Jurusan Tata Negara, dan lulus pada tahun 1981.

Selama masa studinya, Antasari terkenal aktif dalam berbagai organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Senat Mahasiswa dan Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa serta aktif dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Perjalanan karier Antasari di dunia hukum dimulai ketika ia bergabung dengan Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Departemen Kehakiman selama empat tahun sejak 1981. Ia kemudian memperdalam pengetahuannya di bidang hukum dengan menjadi jaksa fungsional di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat dari tahun 1985 hingga 1989.

Pengalaman kerjanya di bidang kejaksaan cukup luas. Antasari pernah menjadi Jaksa Fungsional di Kejaksaan Negeri Tanjung Pinang (1989–1992), Kasi Penyidikan Korupsi Kejaksaan Tinggi Lampung (1992–1994), dan Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jakarta Barat (1994–1996). Pada periode 1997–1999, ia menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Baturaja.

Di tahun 1999–2000, Antasari masuk ke Kejaksaan Agung sebagai Kasubdit upaya hukum pidana khusus dan Kasubdit Penyidikan Pidana Khusus Kejaksaan Agung. Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Hubungan Media Massa Kejaksaan Agung.

Dari tahun 2000 hingga 2007, Antasari memimpin Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Di akhir masa jabatannya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Jaksel, ia diangkat menjadi Ketua KPK periode 2007–2010. Peran tersebut menjadikannya salah satu tokoh penting dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

Riwayat Karier yang Menjanjikan

Karier Antasari Azhar mencerminkan dedikasi dan komitmennya dalam bidang hukum. Dari awalnya sebagai seorang jaksa hingga menjadi pemimpin KPK, ia telah membuktikan kemampuan dan pengaruhnya dalam sistem peradilan negara.

Berikut adalah rangkuman perjalanan karier Antasari:

  • 1981–1985: Bergabung dengan Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Departemen Kehakiman
  • 1985–1989: Jaksa fungsional di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat
  • 1989–1992: Jaksa Fungsional di Kejaksaan Negeri Tanjung Pinang
  • 1992–1994: Kasi Penyidikan Korupsi Kejaksaan Tinggi Lampung
  • 1994–1996: Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jakarta Barat
  • 1997–1999: Kepala Kejaksaan Negeri Baturaja
  • 1999–2000: Kasubdit upaya hukum pidana khusus dan Kasubdit Penyidikan Pidana Khusus Kejaksaan Agung
  • 2000–2007: Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan
  • 2007–2010: Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Perjalanan panjang Antasari Azhar dalam dunia hukum tidak hanya membuktikan kemampuannya, tetapi juga memberikan kontribusi besar bagi pemberantasan korupsi di Indonesia. Kehadirannya di KPK menjadi salah satu momen penting dalam sejarah lembaga tersebut.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan