Antisipasi Banjir, Petugas Gabungan Perbaiki Saluran Air di Polewali Mandar

admin.aiotrade 24 Okt 2025 2 menit 16x dilihat
Antisipasi Banjir, Petugas Gabungan Perbaiki Saluran Air di Polewali Mandar
Antisipasi Banjir, Petugas Gabungan Perbaiki Saluran Air di Polewali Mandar

Gotong Royong Pembersihan Saluran Air di Kecamatan Polewali

Pemerintah Kecamatan Polewali melakukan kegiatan gotong royong pembersihan saluran air dangkal yang menjadi penyebab banjir di wilayah tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (24/10/2025) dan melibatkan berbagai instansi seperti TNI-Polri, petugas pemadam kebakaran, serta personel BPBD Polman.

Kegiatan pembersihan ini bertujuan untuk membersihkan saluran air yang terletak di Jl Budaya, Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali hingga ke jalur dua. Penyebab utama dari masalah ini adalah pendangkalan drainase akibat tumpukan sampah. Setiap kali terjadi hujan deras, Kelurahan Madatte dan Manding sering mengalami banjir.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Untuk mencegah terjadinya banjir, setiap hari Jumat dilakukan kegiatan gotong royong bersama petugas kebersihan. Camat Polewali, Masrullah, menjelaskan bahwa sedimen seperti lumpur dan sampah yang menutupi saluran air menyebabkan air meluap.

"Kita bahu-membahu untuk melakukan pembersihan, karena sedimen ini menutupi saluran air sehingga meluap," ujar Masrullah kepada wartawan.

Dia menambahkan bahwa saat hujan deras terjadi, air selalu meluap ke jalan akibat pendangkalan dan penyumbatan. Petugas gotong royong kembali menggali lumpur sepanjang saluran air dan membuka penyumbatan.

"Semoga dengan cara ini dapat mencegah terjadinya banjir atau luapan saluran air," tambahnya.

Masrullah berharap masyarakat ikut dalam kerja bakti yang diselenggarakan setiap hari Jumat. Ia juga menyatakan kebutuhan adanya pembangunan saluran air atau kanal yang lebih besar lagi.

"Saya lihat ini irigasinya sudah kecil sehingga tidak bisa menampung air lagi, himbauan kepada masyarakat juga agar sama-sama menjaga lingkungan," ujarnya.

Langkah-Langkah yang Dilakukan untuk Mengatasi Banjir

  • Pembersihan rutin saluran air: Setiap hari Jumat, petugas dan masyarakat melakukan pembersihan saluran air untuk mencegah pendangkalan dan penyumbatan.
  • Gotong royong bersama instansi terkait: Keterlibatan TNI-Polri, pemadam kebakaran, dan BPBD sangat penting dalam kegiatan pembersihan.
  • Penggalian lumpur: Petugas melakukan penggalian lumpur yang menyumbat saluran air agar aliran air kembali lancar.
  • Peningkatan saluran air: Diperlukan pembangunan saluran air atau kanal yang lebih besar untuk menampung air saat hujan deras.

Peran Masyarakat dalam Pencegahan Banjir

Masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan dan mencegah banjir. Camat Polewali mengimbau agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan dan tetap menjaga kebersihan saluran air.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk aktif dalam kegiatan gotong royong yang dilaksanakan setiap minggu. Dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan banjir dapat diminimalisir dan kehidupan masyarakat menjadi lebih nyaman.

Tantangan yang Dihadapi

Meski telah dilakukan pembersihan rutin, saluran air yang sempit masih menjadi kendala. Diperlukan investasi lebih besar untuk membangun sistem drainase yang lebih efektif. Selain itu, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan juga harus ditingkatkan.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan