Antisipasi DBD, Puskesmas Cepat Fogging di Pondok Al-Amien Putri 1 Sumenep

admin.aiotrade 12 Nov 2025 2 menit 17x dilihat
Antisipasi DBD, Puskesmas Cepat Fogging di Pondok Al-Amien Putri 1 Sumenep
Antisipasi DBD, Puskesmas Cepat Fogging di Pondok Al-Amien Putri 1 Sumenep

Puskesmas Pragaan Lakukan Fogging untuk Cegah Penyebaran DBD di Lingkungan Pondok Pesantren

Puskesmas Pragaan kembali melakukan pengasapan (fogging) di Pondok Pesantren Al-Amien Putri 1, tepatnya di Desa Prenduan Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep pada Rabu (12/11/2025). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah tersebut.

Kepala Puskesmas Pragaan, Baharudin Mutheri, S.Kep.Ns menjelaskan bahwa fogging dilakukan sebagai langkah cepat setelah adanya kekhawatiran kasus DBD di sekitar pondok pesantren. Ia menegaskan bahwa pengasapan ini merupakan upaya pencegahan dini agar rantai penyebaran nyamuk Aedes aegypti bisa diputus.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Namun, ia menekankan bahwa fogging bukan solusi utama dalam pencegahan DBD. Yang terpenting adalah pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan masing-masing.

Fogging Dilakukan Sesuai Pedoman Kemenkes dan WHO

Baharudin menjelaskan bahwa kegiatan fogging dilakukan sesuai dengan pedoman dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan WHO. Fogging hanya dilakukan di wilayah yang sudah ditemukan kasus DBD atau berpotensi menjadi klaster penularan.

Selain itu, fogging juga dilakukan dalam dua siklus dengan jarak 7–10 hari untuk memastikan nyamuk yang baru menetas dapat dibasmi. Dengan demikian, efektivitas pengasapan bisa maksimal.

Upaya Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan 3M Plus

Selain fogging, pihak Puskesmas Pragaan terus mengimbau masyarakat agar aktif menjaga kebersihan lingkungan melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus. Berikut beberapa langkah yang dianjurkan:

  • Menguras tempat penampungan air secara rutin
  • Menutup wadah air rapat-rapat untuk mencegah nyamuk berkembang biak
  • Mendaur ulang barang bekas yang bisa menampung air

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menggunakan kelambu, lotion anti-nyamuk, dan larvasida untuk melindungi diri dari gigitan nyamuk.

Fogging Hanya Efektif Jika Disertai PSN

Baharudin menegaskan bahwa fogging hanya efektif jika disertai dengan penerapan PSN secara konsisten. Ia berharap warga ikut aktif memberantas jentik nyamuk di rumah masing-masing.

Ia menekankan bahwa pencegahan DBD tidak hanya bergantung pada kegiatan fogging, tetapi juga pada kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sehari-hari.

Peran Masyarakat dalam Pencegahan DBD

Menurut Baharudin, peran masyarakat sangat penting dalam pencegahan penyebaran DBD. Dengan melakukan PSN 3M Plus secara rutin, masyarakat dapat mengurangi risiko penyebaran nyamuk Aedes aegypti.

Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap tanda-tanda awal DBD, seperti demam tinggi, nyeri sendi, dan ruam kulit. Jika gejala muncul, segera lakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan terdekat.

Dengan kombinasi kegiatan fogging dan penerapan PSN 3M Plus, Puskesmas Pragaan berharap dapat mengurangi angka penyebaran DBD di wilayah tersebut. Kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat akan menjadi kunci keberhasilan program pencegahan ini.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan