Kapolri Hadiri Apel Ojol Kamtibmas Jawa Barat
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit secara langsung memimpin Apel Ojol Kamtibmas (Ojek Online untuk Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) di Jawa Barat, yang digelar di Lapangan Upakarti, Soreang, Kabupaten Bandung, pada Sabtu 8 November 2025. Dalam sambutannya, ia menyampaikan beberapa kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto yang fokus pada kesejahteraan pengemudi ojek online sebagai mitra strategis pemerintah.
Kebijakan tersebut sejalan dengan upaya Bupati Bandung Dadang Dadang Supriatna atau Kang DS dalam menjadikan para pengemudi ojek online sebagai mitra dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan daerah. Seperti halnya Polri yang merangkul ojol sebagai mitra strategis dalam menjaga Kamtibmas, Bupati Kang DS juga telah melakukan langkah serupa dengan melibatkan pengemudi ojol maupun opang dalam berbagai program lokal.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dalam acara Apel Ojol Kamtibmas ini, Kapolri menjelaskan beberapa kebijakan yang ditujukan untuk mensejahterakan pengemudi ojek online. Beberapa bantuan yang diberikan antara lain diskon 50 persen iuran jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, serta pemberian bonus hari raya sebesar 20 persen dari rata-rata pendapatan bersih bulanan. Selain itu, pemerintah juga sedang menyusun regulasi baru yang bertujuan memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi para pengemudi ojek online.
Ojol Kamtibmas merupakan salah satu bentuk sinergitas antara Polri dan pengemudi ojek online dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Keberadaan mereka sangat penting dalam pencegahan kejahatan maupun kriminalitas yang sering terjadi di jalanan.
Sebagai bentuk apresiasi, Polda Jawa Barat telah membangun Ojol Kamtibmas Mart dan Ojol Kamtibmas Auto untuk membantu memenuhi kebutuhan pengemudi ojek online. Kapolri menegaskan bahwa setiap pengemudi ojek online yang membantu dalam pencegahan kejahatan atau bahkan mengungkap tindak kriminal harus mendapatkan apresiasi, seperti reward, piagam, dan bentuk penghargaan lainnya.
Program Bupati Kang DS untuk Menyejahterakan Ojol dan Opang

Bupati Bandung, Kang DS, dikenal sebagai salah satu pemimpin yang memperhatikan nasib masyarakat kecil, termasuk para pengemudi ojek online dan opang. Di bawah kepemimpinannya, sebanyak 200 ribu warga Kabupaten Bandung mendapat jaminan BPJS Ketenagakerjaan dari Pemkab Bandung. Pembayaran BPJS Ketenagakerjaan ini dilakukan langsung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung.
Kang DS menegaskan bahwa pemberian BPJS Ketenagakerjaan ini adalah bentuk kepedulian terhadap pekerja formal maupun informal, sekaligus dukungan terhadap program nasional yang dipimpin oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Kelompok masyarakat yang mendapat manfaat dari program ini mencakup sopir angkot, pengemudi ojol dan opang, kusir delman, pengayuh becak, pengurus RT dan RW, aparat desa, serta kader PKK hingga tingkat desa.
Program jaminan BPJS Ketenagakerjaan ini bertujuan memberikan perlindungan sosial, khususnya bagi pekerja formal maupun informal, termasuk pengemudi ojol dan opang. Pemkab Bandung telah melakukan langkah nyata dengan mendaftarkan ratusan ribu warga sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, sehingga mereka terlindungi dari risiko kecelakaan kerja maupun kematian.
“Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperluas perlindungan sosial, sejalan dengan visi Kabupaten Bandung yang BEDAS (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera),” ujar Bupati Kang DS.