
Jakarta – Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja, menyampaikan bahwa program Belanja di Indonesia Aja (BINA) yang berlangsung dari hari Kamis (18/12/2025) hingga 4 Januari 2026 memiliki peran penting dalam mendukung upaya pemerintah mencapai target pertumbuhan ekonomi. Program ini dirancang untuk memaksimalkan penjualan ritel di akhir tahun melalui berbagai promosi dan kegiatan.
“Kuartal IV 2025 sangat penting untuk memastikan semua penjualan bisa dimaksimalkan sebelum akhir tahun,” ujar Alphonzus dalam acara Opening Ceremony Belanja di Indonesia Aja (BINA)–Indonesia Great Sale (IGS) 2025–Wisata Belanja di Indonesia di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, pada hari Kamis (18/12/2025).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Ia menjelaskan bahwa momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi peak season kedua bagi pelaku usaha ritel setelah Lebaran. Menurutnya, keberhasilan penjualan selama periode ini akan memberikan dampak signifikan terhadap target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan pemerintah.
“Kami sangat senang karena program BINA ini diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan didukung oleh Kementerian Perdagangan serta Kementerian Pariwisata untuk memastikan penjualan ritel pada peak season kedua ini benar-benar maksimal,” ujarnya.
Alphonzus juga mengapresiasi komitmen pemerintah dalam mendorong perekonomian melalui berbagai stimulus. Ia menilai, pemberian diskon transportasi akan meningkatkan kunjungan wisatawan maupun masyarakat ke pusat-pusat perbelanjaan.
“Dengan dukungan pemerintah, ada berbagai stimulus berupa diskon tiket kereta api, kapal laut, pesawat, hingga jalan tol. Semua itu bertujuan untuk memaksimalkan penjualan sebelum menutup akhir tahun,” kata Alphonzus.
Selain itu, ia menambahkan bahwa program BINA juga menjadi momentum positif dalam menyambut awal tahun. Alphonzus memperkirakan kuartal I 2026 akan menjadi peak season besar seiring hadirnya beberapa momentum penting seperti Tahun Baru, Imlek, Ramadhan, dan Idul Fitri.
“Kuartal I menjadi sangat penting untuk membuka 2026 karena di dalamnya terdapat puncak penjualan utama ritel, yakni Ramadhan dan Idul Fitri. Kami sangat optimistis dapat membuka 2026 dengan kinerja yang memuaskan,” ucap Alphonzus.
Alphonzus juga menyebut bahwa anggota APPBI turut menyajikan berbagai program wisata belanja di sejumlah daerah. Ia berharap pesta diskon tidak hanya memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional, tetapi juga meringankan beban masyarakat dengan menghadirkan harga belanja yang lebih terjangkau.
“Manfaatkan sebesar-besarnya momentum Indonesia Great Sale 2025 untuk mendapatkan berbagai program promo, khususnya bagi kelas menengah bawah, karena akan banyak diskon yang membantu daya beli masyarakat,” kata Alphonzus.