Argentina Minta Malaysia Hentikan Penggunaan Dokumen Palsu dalam Naturalisasi!

admin.aiotrade 26 Okt 2025 3 menit 13x dilihat
Argentina Minta Malaysia Hentikan Penggunaan Dokumen Palsu dalam Naturalisasi!


Skandal naturalisasi tim nasional Malaysia kembali menjadi topik perbincangan di kalangan publik Argentina. Tidak hanya dalam lingkup Asia Tenggara, kasus ini kini menyebar ke berbagai belahan dunia dan mendapat sindiran dari media lokal setempat.

Beberapa waktu lalu, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengadakan konferensi pers untuk menjelaskan sikap mereka terhadap sanksi yang diberikan oleh FIFA akibat dugaan pemalsuan dokumen naturalisasi. Di hari yang sama, Tunku Ismail Idris atau TMJ, yang juga terlibat dalam proses naturalisasi tujuh pemain keturunan, juga menggelar konferensi pers.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dalam pertemuan tersebut, tidak ada pihak yang bersedia mengakui tanggung jawab atas terbongkarnya skandal ini. FAM dan TMJ terkesan lebih memilih membela diri daripada mengakui kesalahan. Bahkan, mereka cenderung menyalahkan Vietnam, yang diduga sebagai pelapor kasus ini ke FIFA.

Sementara itu, masyarakat Harimau Malaya masih belum mendapatkan jawaban jelas mengenai asal-usul dan garis keturunan tujuh pemain yang dinaturalisasi. Dalam konferensi pers yang diadakan, tidak ada penjelasan yang diberikan mengenai silsilah keturunan para pemain tersebut.

Kasus ini kini telah melampaui batas wilayah Asia Tenggara dan menyebar hingga ke benua lain. Salah satu media Argentina, La Nacion, memberikan komentar tajam terhadap tindakan Malaysia. Meskipun mereka tidak mempermasalahkan naturalisasi pemain, La Nacion menyoroti pentingnya memahami aturan dasar, yaitu memastikan dokumen yang digunakan benar-benar asli.

Namun, Malaysia justru dianggap melakukan naturalisasi secara serampangan dan tanpa mempertimbangkan syarat yang sebenarnya. "FIFA tidak pernah bertanya kepada mereka seberapa banyak yang mereka ketahui tentang seragam baru mereka," tulis La Nacion.

"Seluruh federasi sepak bola pasti serius mencari bakat di luar negeri. Namun, jika Anda ingin membangun tim multietnis, setidaknya semua dokumen harus valid. Hal ini tidak terjadi di sepak bola Malaysia."

Tiga pemain asal Argentina yang turut dinaturalisasi adalah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, dan Imanol Machuca. Hal ini membuat publik Argentina heran karena ketiga pemain tersebut tidak memiliki keturunan Malaysia. "Mereka menaturalisasi pemain secara serampangan, total 10 orang termasuk dari Barbados, Spanyol, Belanda, Australia, Brasil, Belgia, Finlandia."

"Dan tiga pemain dari Argentina, seperti Rodrigo Holgado, Imanol Machuca dan Facundo Garces." Menurut aturan, seorang pemain dapat bermain untuk negara lain jika ayah, ibu, atau kakek-neneknya lahir di negara tersebut. "Namun, masalahnya adalah Malaysia sengaja memanipulasi dokumen agar para pemain ini memenuhi syarat," tulis La Nacion lagi.

FIFA disebut tengah menangani kasus terberat tahun ini dan dinilai perlu mulai membatasi tren naturalisasi pemain keturunan. "Ini bisa menjadi salah satu kasus terberat yang ditangani FIFA saat ini," tulis La Nacion melanjutkan.

"Mungkin otoritas sepak bola dunia menyadari perlunya membatasi tren naturalisasi serampangan ini yang entah ke mana arahnya." "Kemenangan bukan milik tim yang melatih pemain-pemain bagus, melainkan milik tim yang punya uang untuk merekrut pemain dari seluruh dunia."

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan