
Pada Jumat (17/10) pagi, warga Jakarta dan sekitarnya dikejutkan oleh kepulan asap yang muncul dari rangkaian KRL Bogor–Jakarta. Peristiwa ini terjadi saat kereta sedang melintasi jalur antara Bogor dan ibu kota. Bau hangus yang tercium membuat sejumlah penumpang panik dan memilih turun di Stasiun Tanjung Barat, Jakarta Selatan.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan adegan kacau dengan penumpang berhamburan keluar dari kereta. Dari rekaman tersebut, terlihat kepulan asap muncul dari bagian bawah rangkaian KRL. Beberapa penumpang mengaku mencium bau hangus sebelum kereta berhenti total.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Public Relations Manager KAI Commuter Indonesia (KCI), Leza Arlan, mengonfirmasi adanya kejadian tersebut. Menurutnya, asap yang muncul berasal dari salah satu rangkaian KRL yang sedang beroperasi.
“Iya betul, terdapat asap yang keluar dari bawah kereta,” ujar Leza saat dikonfirmasi.

Leza menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab munculnya asap. Ia menyatakan bahwa tim teknis sedang memeriksa kondisi kereta di Dipo, tempat perawatan dan perbaikan alat transportasi.
“Masih dalam pengecekan petugas di Dipo,” jelasnya.
Melalui akun resmi X @CommuterLine, KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi. Mereka juga memberikan informasi bahwa pemeriksaan dilakukan di Stasiun Tanjung Barat. Saat ini, kereta telah kembali beroperasi dan berangkat dari Stasiun Tebet.
“Mohon maaf atas kendala yang terjadi. Sehubungan sempat dilakukan pengecekan di Stasiun Tanjung Barat. Saat ini sudah diberangkatkan kembali dan posisi KA sudah berangkat dari Stasiun Tebet,” tulis keterangan resmi dari pihak KCI.
Hingga berita ini diturunkan, sumber pasti dari kepulan asap masih belum diketahui secara rinci. Namun, pihak KCI tetap memastikan bahwa seluruh proses pemeriksaan dilakukan secara cepat dan teliti agar tidak ada risiko bagi penumpang maupun operasional kereta.
Penyebab Potensi Gangguan Teknis
Beberapa kemungkinan penyebab munculnya asap bisa berasal dari:
- Kerusakan pada sistem kelistrikan atau komponen mesin di bawah kereta
- Kelebihan beban listrik yang menyebabkan panas berlebih
- Kabel atau komponen lain yang mengalami korsleting
Pihak KCI juga mengimbau kepada para pengguna jasa untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi yang diberikan melalui akun media sosial mereka. Hal ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.
Langkah Pemantauan dan Pembenahan
Sebagai bentuk tanggung jawab, KCI akan terus memantau kondisi kereta setelah kejadian ini. Tim teknis akan melakukan pemeriksaan menyeluruh pada semua rangkaian KRL yang beroperasi, terutama pada bagian bawah kereta.
Selain itu, pihak perusahaan juga akan meningkatkan pengawasan terhadap peralatan dan sistem pendukung agar kejadian serupa tidak terulang.
Reaksi Pengguna Jasa
Banyak pengguna jasa KRL yang merasa khawatir atas kejadian ini. Beberapa di antaranya menyampaikan keluhan melalui media sosial, menanyakan keselamatan dan kualitas layanan yang diberikan.
Namun, sebagian besar pengguna tetap percaya pada kapasitas KCI dalam menangani masalah tersebut. Mereka berharap kejadian ini menjadi pelajaran penting untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan dalam penggunaan transportasi umum.
Dengan langkah-langkah yang diambil, KCI diharapkan dapat memastikan layanan kereta api berjalan dengan lancar dan aman bagi semua pengguna.