
Pertumbuhan Aset Bank Amar Indonesia Tbk Mencapai Dua Digit di Kuartal III-2025
PT Bank Amar Indonesia Tbk (Amar Bank) mencatatkan pertumbuhan aset yang signifikan pada kuartal III-2025. Berdasarkan laporan keuangannya, total aset bank ini tercatat sebesar Rp 5,47 triliun per September 2025, dengan kenaikan sebesar 17,36% secara tahunan (year-on-year/YoY).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
SVP Finance Amar Bank, David Wirawan, menjelaskan bahwa peningkatan aset ini didorong oleh meningkatnya kepercayaan nasabah terhadap Amar Bank sepanjang tahun ini. Hal tersebut dapat dilihat dari penyaluran kredit yang tumbuh hingga 10,99% YoY menjadi Rp 3,16 triliun. Selain itu, dana pihak ketiga (DPK) juga mengalami peningkatan signifikan, hampir dua kali lipat atau 92,86% YoY menjadi Rp 1,65 triliun.
Penyaluran kredit menjadi salah satu fokus utama Amar Bank dalam strategi pengembangan aset ke depannya. David menyampaikan bahwa langkah utama yang akan dilakukan adalah memperluas penyaluran kredit produktif dan konsumtif berbasis data dan teknologi untuk menjaga kualitas portofolio kredit.
Selain itu, Amar Bank akan berupaya memperluas kolaborasi dengan ekosistem digital dan mitra strategis. Tujuannya adalah untuk memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan daya saing di pasar perbankan.
Dari sisi operasional, peningkatan efisiensi dan digitalisasi menjadi kunci utama dalam menjaga pertumbuhan aset yang berkelanjutan. Dengan adanya inisiatif-inisiatif digital, Amar Bank berharap mampu meningkatkan layanan kepada nasabah secara lebih cepat dan akurat.
Pendapatan dan Laba yang Meningkat
Bank Amar membukukan total pendapatan bunga sebesar Rp 1,05 triliun, naik 18,87% YoY. Meskipun beban bunga juga meningkat hingga 37,35% YoY, pendapatan bunga bersih bank tumbuh 17,75% YoY menjadi Rp 987,90 miliar.
Dalam laporan keuangan tersebut, rugi operasional bank tercatat meningkat 18,43% YoY menjadi Rp 759,51 miliar. Namun, laba bersih tahun berjalan bank tercatat sebesar Rp 174,64 miliar, tumbuh 14,70% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Margin Bunga yang Stabil
Net interest margin (NIM) bank berada di level 24,33%, naik dari posisi 23,77% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan NIM ini menunjukkan bahwa Amar Bank mampu menjaga efisiensi dalam pengelolaan bunga dan biaya operasional.
Strategi Ke Depan
Dalam rangka mempertahankan pertumbuhan yang stabil dan berkelanjutan, Amar Bank akan terus memperkuat strategi digitalisasi serta memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai pihak. Fokus pada peningkatan kualitas layanan dan pengembangan produk-produk keuangan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah akan menjadi prioritas utama.
Dengan demikian, Amar Bank terus berkomitmen untuk menjadi salah satu bank yang mampu memberikan layanan berkualitas dan berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.