Asing Beli Bank, BCA, BNI, dan Mandiri Paling Banyak

admin.aiotrade 08 Nov 2025 3 menit 15x dilihat
Asing Beli Bank, BCA, BNI, dan Mandiri Paling Banyak


aiotrade,
JAKARTA — Investor asing menunjukkan minat yang kuat terhadap saham perbankan besar di akhir pekan ini. Aksi beli yang dilakukan oleh investor asing menunjukkan bahwa sektor perbankan masih menjadi prioritas bagi para pemain pasar modal.

Saham BCA Paling Banyak Dikoleksi Asing

Berdasarkan data dari Stockbit, saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi yang paling diminati oleh investor asing dengan nilai beli bersih mencapai Rp321,42 miliar. Harga saham BCA menguat 1,46% atau 125 poin ke level Rp8.675 per saham. Meski demikian, secara year to date (YtD), saham BCA masih melemah 10,34% atau 1.000 poin.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

BNI Jadi Pemain Kedua dalam Pembelian Asing

Saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) berada di posisi kedua sebagai saham perbankan yang paling banyak dibeli oleh investor asing. Nilai beli bersih tercatat sebesar Rp95,8 miliar. Harga saham BBNI naik 1,35% atau 60 poin ke Rp4.500 per saham. Selama seminggu terakhir, saham BBNI menguat 2,74%, sedangkan secara YtD menguat 3,45%.

Mandiri dan BTN Turut Terima Aksi Beli Asing

Selain BCA dan BNI, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) juga mencatatkan arus beli dari investor asing dengan nilai Rp63,13 miliar. Harga saham BMRI ditutup mendatar pada level Rp4.750 per saham. Namun, secara YtD saham BMRI masih mengalami penurunan 16,67% atau 950 poin.

Di sisi lain, saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) juga turut menjadi incaran investor asing dengan nilai beli bersih sebesar Rp12,93 miliar. Harga saham BTN menguat 0,41% atau 5 poin ke Rp1.230 per saham.

BRI dan CIMB Niaga Menunjukkan Pergerakan Berbeda

Meskipun saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) mencatatkan pembelian bersih sebesar Rp11,57 miliar, pergerakan harga saham BRI tidak mengalami kenaikan. Saham BRI ditutup melemah 0,5% atau 20 poin ke Rp3.980 per saham. Meski demikian, selama sebulan terakhir saham BRI naik 8,74% atau 320 poin. Namun, secara YtD saham BRI masih melemah 2,45% atau 100 poin.

Sementara itu, saham PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) juga mencatatkan aksi beli bersih sebesar Rp2,71 miliar. Meski begitu, harga saham BNGA turun 0,29% atau 5 poin ke Rp1.745 per saham. Secara YtD, saham BNGA naik 0,87% atau 15 poin.

Aksi Jual Asing pada Saham BSI dan PNBN

Di sisi lain, investor asing melakukan aksi jual pada saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS). Data Stockbit menunjukkan bahwa nilai jual bersih mencapai Rp40,85 miliar. Meski demikian, saham BRIS tetap menguat 0,8% atau 20 poin ke Rp2.510 per saham.

Selain itu, saham PT Bank Pan Indonesia Tbk. (PNBN) juga mengalami aksi jual bersih dari investor asing sebesar Rp2,05 miliar. Seiring dengan aksi jual tersebut, harga saham PNBN terkoreksi 0,98% atau 10 poin ke Rp1.015 per saham.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan