Askrindo Janjikan Dukungan untuk Program KUR

admin.aiotrade 11 Nov 2025 4 menit 13x dilihat
Askrindo Janjikan Dukungan untuk Program KUR


aiotrade, JAKARTA – PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), yang merupakan anggota Holding Asuransi dan Penjaminan serta bagian dari Indonesia Financial Group (IFG), terus memperkuat perannya dalam mendukung penugasan pemerintah melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dengan komitmen kuat, Askrindo berupaya meningkatkan akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui kolaborasi dengan 26 bank penyalur KUR. Selain itu, perusahaan juga fokus pada pemberdayaan UMKM melalui program pendampingan yang berkelanjutan.

Sejak tahun 2007 hingga September 2025, Askrindo telah mencatat akumulasi volume pertanggungan KUR sebesar Rp 1.096 triliun. Angka ini melibatkan sebanyak 35,8 juta debitur UMKM dan menciptakan 61,8 juta lapangan kerja di seluruh Indonesia. Data ini menunjukkan dampak signifikan dari program KUR dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Direktur Utama Askrindo, M Fankar Umran, menyatakan bahwa perusahaan tidak hanya hadir sebagai perusahaan asuransi dan lembaga penjamin, tetapi juga menjadi mitra pertumbuhan bagi UMKM. "Capaian ini menunjukkan kontribusi besar Askrindo dalam mendorong inklusi keuangan serta memperluas jangkauan pembiayaan produktif bagi sektor UMKM," ujarnya.

Fankar menambahkan bahwa melalui penjaminan KUR, Askrindo berusaha memastikan pelaku usaha memiliki kemampuan yang lebih kuat untuk bertahan dan berkembang. Dalam periode yang sama, posisi keuangan KUR Askrindo juga menunjukkan performa positif. Hingga September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 15,4 triliun, dengan ekuitas Rp 14 triliun, outstanding pertanggungan Rp 99,5 triliun, serta gearing ratio mencapai 7,09 kali.

“Kinerja ini mencerminkan kapasitas Askrindo yang kuat dalam mendukung keberlanjutan program KUR secara nasional,” jelasnya.

Program KUR terbukti memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi di tingkat daerah. Berdasarkan hasil analisis data dari IFG Progress, kabupaten yang memanfaatkan KUR sebagai sumber pembiayaan utama menunjukkan pertumbuhan PDB per kapita lebih tinggi, yakni mencapai 7,2% untuk penerima KUR pertama, 5,7% untuk penerima berulang, dan 8,5% bagi wilayah yang memanfaatkan KUR serta kredit komersial. Hal ini menunjukkan bahwa dukungan pembiayaan yang tepat sasaran dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Data BPS menunjukkan ekonomi triwulan III 2025 tumbuh sebesar 5,04% (yoy), setelah pada triwulan sebelumnya tumbuh sebesar 5,12% (yoy). Dari sisi pengeluaran, PDB triwulan III 2025 ditopang oleh kinerja ekspor yang tetap baik serta konsumsi Pemerintah yang meningkat. Ekspor tumbuh sebesar 9,91% (yoy) sejalan dengan permintaan mitra dagang utama yang masih kuat. Konsumsi Pemerintah tumbuh sebesar 5,49% (yoy) didorong oleh akselerasi belanja Pemerintah. Konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 4,89% (yoy) seiring dengan aktivitas perekonomian dan mobilitas masyarakat. Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) tumbuh sebesar 4,28% (yoy). Investasi tumbuh sebesar 5,04% (yoy) sejalan dengan realisasi penanaman modal yang tetap tumbuh positif.

Program KUR: Dampak Luas Terhadap Ekonomi Nasional

Program KUR memiliki peran penting dalam penguatan sektor UMKM. Dengan adanya penjaminan dari Askrindo, banyak pelaku usaha bisa mendapatkan akses kredit tanpa harus khawatir risiko gagal bayar. Hal ini sangat membantu para pengusaha kecil yang sering kesulitan mendapatkan pinjaman dari perbankan karena kurangnya jaminan.

Beberapa manfaat utama dari program KUR antara lain:

  • Peningkatan akses pembiayaan: Pelaku UMKM dapat mengajukan kredit dengan syarat yang lebih mudah dan proses yang cepat.
  • Dukungan pemerintah: Program ini didukung sepenuhnya oleh pemerintah, sehingga memberikan rasa aman bagi para pengusaha.
  • Peningkatan daya saing: Dengan akses dana yang lebih mudah, UMKM bisa berkembang dan bersaing di pasar lokal maupun internasional.
  • Penciptaan lapangan kerja: Setiap peningkatan usaha UMKM berdampak langsung pada peningkatan jumlah tenaga kerja.

Peran Askrindo dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi

Askrindo tidak hanya bertindak sebagai lembaga penjamin, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi pemerintah dan pelaku usaha. Dengan kapasitas keuangan yang kuat dan pengalaman bertahun-tahun, Askrindo mampu memberikan solusi finansial yang sesuai dengan kebutuhan UMKM.

Beberapa inisiatif yang dilakukan Askrindo dalam mendukung UMKM antara lain:

  • Pelatihan dan pendampingan: Memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM agar mereka lebih memahami cara mengelola bisnis.
  • Peningkatan kapasitas usaha: Melalui program pemberdayaan, Askrindo membantu UMKM meningkatkan kualitas produk dan layanan.
  • Kolaborasi dengan pihak terkait: Bekerja sama dengan bank dan lembaga keuangan lainnya untuk memperluas jangkauan layanan.

Dengan semua upaya tersebut, Askrindo terus berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui program KUR.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan