
Wakil Wali Kota Cirebon Hadiri Audiensi ASWAKADA di Kemendagri
Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, hadir dalam audiensi yang diselenggarakan oleh Asosiasi Wakil Kepala Daerah Seluruh Indonesia (ASWAKADA) di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pertemuan ini menjadi momen penting untuk membahas berbagai isu terkait peran dan fungsi wakil kepala daerah di seluruh Indonesia.
Rombongan Wakil Wali Kota Cirebon diterima langsung oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen OTDA) Kemendagri, Akmal Malik, serta jajaran pejabat terkait. Turut hadir pula Direktur FKDH dan DPRD, serta Direktur PHD. Selain itu, ketua umum, sekretaris jenderal, dan pengurus ASWAKADA lainnya juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Usulan Penting dari ASWAKADA
Dalam audiensi tersebut, ASWAKADA menyampaikan sejumlah usulan strategis. Salah satunya adalah agar Kemendagri menyusun regulasi turunan dan pedoman teknis yang mengatur pembagian tugas, mekanisme koordinasi, serta indikator kinerja wakil kepala daerah di seluruh Indonesia. Usulan ini dinilai sangat penting untuk memperkuat peran dan fungsi wakil kepala daerah dalam mendukung tata kelola pemerintahan daerah yang lebih baik.
Pertemuan ini juga menjadi wadah strategis bagi para wakil kepala daerah untuk menyampaikan aspirasi mereka, memperkuat koordinasi, serta memastikan arah kebijakan daerah selaras dengan pembangunan nasional. Forum ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman dan praktik terbaik (best practices) antar daerah, khususnya dalam penerapan tata kelola pemerintahan yang inovatif dan partisipatif.
Peran Kolaborasi dalam Pembangunan Daerah
Siti Farida Rosmawati menekankan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting dalam mewujudkan sistem pemerintahan yang transparan, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Cirebon siap berkontribusi aktif dalam memperkuat hubungan kerja antara pemerintah pusat dan daerah.
“Kolaborasi adalah kunci keberhasilan pembangunan. Dengan komunikasi yang baik antara pusat dan daerah, setiap langkah kecil, Insya Allah, akan membawa dampak besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Apresiasi dari Dirjen Otonomi Daerah
Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik, memberikan apresiasi atas langkah ASWAKADA dalam memperkuat peran strategis wakil kepala daerah. Menurutnya, kolaborasi lintas pemangku kepentingan merupakan faktor penting dalam membangun tata kelola pemerintahan daerah yang semakin solid.
“Kemendagri berkomitmen menjadi fasilitator dan regulator dalam memperkuat kelembagaan wakil kepala daerah agar mereka dapat menjalankan tugas secara konstruktif sesuai semangat kolegialitas dan prinsip demokrasi daerah,” ujarnya.
Komitmen Kemendagri dalam Pemerintahan Daerah
Melalui forum ini, Ditjen Otonomi Daerah menegaskan komitmennya mendukung terwujudnya pemerintahan daerah yang harmonis, efektif, dan akuntabel. Hal ini dilakukan melalui penyusunan regulasi yang jelas, peningkatan koordinasi antar daerah, serta penguatan peran wakil kepala daerah dalam pelaksanaan pemerintahan.
Dengan adanya pertemuan seperti ini, diharapkan tercipta sistem pemerintahan yang lebih baik, yang tidak hanya efisien tetapi juga berdaya saing dalam menghadapi tantangan pembangunan masa depan.