Atasi Kecelakaan, Pemprov Jabar Siapkan Klasifikasi Jalan dan Perbaikan Jembatan 2026

admin.aiotrade 07 Nov 2025 3 menit 16x dilihat
Atasi Kecelakaan, Pemprov Jabar Siapkan Klasifikasi Jalan dan Perbaikan Jembatan 2026
Atasi Kecelakaan, Pemprov Jabar Siapkan Klasifikasi Jalan dan Perbaikan Jembatan 2026

Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Jawa Barat Lebih Tinggi dari Bencana Alam

Angka korban kecelakaan lalu lintas di Jawa Barat pada tahun 2025 tercatat lebih tinggi dibandingkan jumlah korban jiwa akibat bencana alam. Hal ini menjadi perhatian serius bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang mengumpulkan seluruh stakeholder untuk membenahi infrastruktur dan ekosistem perhubungan di Jabar agar memiliki standar yang lebih baik.

Dedi menyebutkan bahwa jumlah korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas dalam setahun ini mencapai 3.300 orang, sementara korban meninggal akibat bencana alam hanya sekitar 74 orang. Artinya, masalah lalu lintas lebih mengkhawatirkan daripada masalah kebencanaan dalam hal hilangnya nyawa manusia.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Melalui rapat koordinasi yang diadakan, Dedi telah mengumpulkan berbagai pihak seperti Kepala Dinas Perhubungan se-Jawa Barat, Kepala Bapenda, Sekda, BMKG, Jasa Marga, dan Ditlantas untuk mengintegrasikan berbagai kebijakan Pemprov Jabar. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah membagi klasifikasi jalan berdasarkan karakteristik masing-masing. Misalnya, ada jalan khusus industri, daerah pertanian, dan pesisir.

“Khusus jalan industri, kami akan meningkatkan kualitas jalan menjadi jalan premium yang bisa dilewati oleh tiga lajur atau empat lajur, karena ini bagian dari layanan pemerintah,” ujarnya saat berada di Gedung Sate, Kamis 6 November 2025.

Selain jalan, Dedi juga berencana melakukan perbaikan dan membangun jembatan agar tidak ada lagi jembatan-jembatan yang roboh di Jawa Barat. “Kemudian kami menyiapkan juga mobil untuk patroli PJU, kemudian di sana nanti ada petugas, ada paramedis, ada tim keamanan, segala macam, karena ini bagian dari layanan, pemerintah dan ini akan berlaku 2026,” katanya.

Integrasi Industri dengan Jasa Transportasi

Kemudian khusus untuk ODOL (Operasi Angkutan Barang Over Dimension Over Load), pihaknya mengintegrasikan antara industri, pertambangan dengan jasa transportasi. Nantinya akan satu sistem yang terpadu.

“Kemudian yang berikutnya adalah kami juga akan segera memberlakukan aturan di 2026. Bahwa registrasi untuk kelayakan mobil atau kir itu dilakukan di bengkel resmi,” ucapnya.

Langkah-Langkah yang Akan Dilakukan

Beberapa langkah strategis yang akan diambil oleh Pemprov Jabar antara lain:

  • Peningkatan kualitas jalan: Jalan khusus industri akan ditingkatkan menjadi jalan premium yang dapat dilalui oleh tiga atau empat lajur.
  • Perbaikan jembatan: Seluruh jembatan akan diperbaiki agar tidak lagi roboh.
  • Patroli PJU: Mobil patroli PJU akan disiapkan dan dilengkapi dengan petugas, paramedis, dan tim keamanan.
  • Sistem integrasi ODOL: Industri, pertambangan, dan jasa transportasi akan diintegrasikan menjadi satu sistem.
  • Registrasi kelayakan mobil: Registrasi untuk kelayakan mobil atau kir akan dilakukan di bengkel resmi.

Dengan langkah-langkah tersebut, Dedi Mulyadi berharap dapat menurunkan angka korban kecelakaan lalu lintas di Jawa Barat dan meningkatkan keselamatan serta kenyamanan masyarakat dalam berlalu lintas.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan