Ayah dan Anak Tembak 16 Orang di Pantai Bondi Australia

admin.aiotrade 15 Des 2025 3 menit 30x dilihat
Ayah dan Anak Tembak 16 Orang di Pantai Bondi Australia

Identifikasi Pelaku Penembakan Massal di Pantai Bondi

Seorang ayah dan anak diidentifikasi sebagai terduga pelaku penembakan massal yang terjadi di Pantai Bondi, Sydney, Australia pada hari Minggu (14/12). Kejadian tersebut menewaskan sebanyak 16 orang, termasuk satu anak. Informasi ini dikutip dari The Guardian. Sementara itu, CNN dan BBC melaporkan jumlah korban tewas sebanyak 15 orang. Korban-korban tersebut merupakan anggota komunitas Yahudi.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Selain itu, sebanyak 40 orang lainnya masih dirawat di rumah sakit. Usia para korban berkisar antara 10 hingga 87 tahun. Seorang tersangka pelaku penembakan juga meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

Pada saat kejadian, ratusan orang berkumpul di Pantai Bondi untuk merayakan hari pertama Hanukkah. Hanukkah adalah Festival Cahaya Yahudi yang berlangsung selama delapan hari, memperingati kemenangan Kaum Makabe atas bangsa Seleukia serta pentahbisan kembali Bait Suci di Yerusalem sekitar tahun 164 SM.

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menyatakan bahwa penembakan tersebut merupakan tindakan kejahatan murni, antisemitisme, dan terorisme. Pernyataan ini dikutip dari The Guardian pada Senin (15/12). Ia menambahkan bahwa insiden ini merupakan penembakan massal terburuk di Australia dalam 29 tahun terakhir.

“Hari ini, seluruh warga Australia merangkul mereka (para korban). Dan mengatakan kami berdiri bersama kalian. Kami akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk memberantas anti-Semitisme. Itu adalah momok dan kita akan memberantasnya bersama-sama,” kata Albanese.

Perdana Menteri New South Wales, Chris Minns, menegaskan bahwa Australia perlu mengumumkan penolakan yang kuat dan jelas terhadap antisemitisme dalam segala bentuk. “Tidak ada toleransi untuk rasisme atau kebencian terhadap Yahudi di mana pun di New South Wales atau Australia, dan kita perlu bersikap jelas dan tegas bahwa kita akan melawannya di mana pun kita melihatnya, baik itu tindakan kekerasan yang merusak dan mengerikan, atau nyanyian, semboyan, dan unggahan internet,” ujar Minns.

Minns juga menyampaikan bahwa perlu ada waktu untuk berkabung, serta mendesak siapa pun yang ingin membantu secara praktis untuk mendonorkan darah.

Terduga Pelaku Penembakan Massal di Pantai Bondi

Kepolisian New South Wales mengidentifikasi terduga pelaku penembakan massal di Pantai Bondi, Australia, yaitu Sajid Akram, 50 tahun, dan putranya, Naveed Akram, 24 tahun. Pria yang lebih tua ditembak oleh polisi dan meninggal di tempat kejadian pada Minggu (14/12). Sementara pemuda berusia 24 tahun itu mengalami luka kritis dan dibawa ke rumah sakit dengan pengawalan polisi.

Komisaris polisi New South Wales, Mal Laynon, mengkonfirmasi bahwa polisi tidak mencari penembak ketiga. “Pria berusia 50 tahun itu adalah pemegang izin senjata api,” katanya kepada wartawan. “Dia memiliki enam senjata api yang terdaftar atas namanya. Kami yakin bahwa kami telah menyita enam senjata api dari lokasi kejadian kemarin, dan juga sebagai hasil dari penggeledahan di alamat Campsie,” tambahnya.

Polisi menyatakan penembakan itu sebagai insiden terorisme pada Minggu (14/12) malam. Laynon mengatakan bahwa polisi menemukan dua alat peledak ‘sederhana’ di lokasi kejadian penembakan massal di Australia.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan