Ayah Korban Ledakan SMAN 72: Anak Luka Parah Dicurigai, Rumah Disidak

admin.aiotrade 12 Nov 2025 3 menit 31x dilihat
Ayah Korban Ledakan SMAN 72: Anak Luka Parah Dicurigai, Rumah Disidak

Pesan Menyentuh dari Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta

Di tengah kekacauan dan kesedihan yang meliputi lingkungan SMAN 72 Jakarta, muncul kisah menyayat hati dari seorang siswa bernama LH (16 tahun) yang menjadi korban luka bakar berat akibat ledakan. Kondisi fisiknya sangat memprihatinkan, dengan luka bakar grade 3 yang mengenai wajah, kepala, dada, dan kaki. Untuk memperbaiki kerusakan jaringan kulit, ia harus menjalani operasi cangkok kulit (skin grafting).

LH tidak hanya menderita secara fisik, tetapi juga menghadapi kesulitan dalam berkomunikasi. Dalam kondisi sulit berbicara, ia menulis pesan di secarik kertas yang kemudian dibacakan oleh ayahnya, Andri (41), kepada wartawan di rumah sakit pada Selasa (11/11/2025). Pesannya sederhana namun penuh makna: “Tolong, Ma, Ayah. Ini harus diusut.”

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurut Andri, pesan itu bukan sekadar luapan emosi, melainkan permintaan agar kebenaran terungkap secepat mungkin. Ia berharap pihak penegak hukum bisa memberikan penjelasan jelas terkait peristiwa yang menimpa putranya. “Biar saya sampaikan ke anaknya biar dia lebih semangat lagi buat sembuh,” ujarnya.

Komunikasi Terbatas dan Perawatan Intensif

Karena kondisi tubuh LH yang masih lemah, komunikasi hanya bisa dilakukan melalui tulisan. Seluruh kepala dan sebagian besar tubuhnya diperban, dengan ventilator terpasang di mulutnya. “Sehingga komunikasi dilakukan dengan menulis di kertas. Itu pun bertahap,” kata Andri.

Beberapa kali, LH sempat menulis kepada dokter dengan kalimat polos: “Kenapa saya ada di sini?” Pertanyaan tersebut menggambarkan rasa bingung dan takut yang dialaminya.

Direktur Utama Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih, Jack Pradono Handojo, menjelaskan bahwa enam dokter spesialis menangani LH secara multidisipliner. “Lukanya termasuk grade 3, sudah mencapai otot bahkan tulang,” jelasnya. Tim medis kini sedang mempertimbangkan skin grafting di bagian wajah untuk memperbaiki jaringan yang rusak akibat luka bakar parah.

Meski begitu, pemulihan total tidak bisa dijamin 100 persen. Pemulihan akan membutuhkan waktu yang cukup lama dan proses rehabilitasi yang intensif.

Dugaan Salah Arah: LH Sempat Dicurigai Sebagai Pelaku

Di tengah kondisi kritis anaknya, Andri mengaku sempat kecewa karena polisi sempat menduga LH sebagai pelaku ledakan. “Saya menyimpulkan dari pihak Polda itu menduga anak saya diduga sebagai pelaku ledakan. Karena di hari pertama rumah saya mau digeledah,” ucapnya.

Ia menjelaskan, saat itu dirinya masih menemani anaknya di rumah sakit, sementara penggeledahan dilakukan di rumah oleh pihak kepolisian. “Tidak ada sama sekali barang mencurigakan. Anak saya itu orangnya baik, gampang senyum, tidak pernah neko-neko,” tegas Andri.

Derita Para Korban: Gangguan Pendengaran hingga 90 Persen

Selain LH, beberapa korban lain juga mengalami gangguan pendengaran hingga 90 persen akibat trauma suara ledakan. “Awalnya 75 persen, tapi setelah pemeriksaan ternyata lebih dari 90 persen,” kata Jack Pradono Handojo.

Gangguan ini berpotensi memengaruhi masa depan siswa, terutama jika bercita-cita menjadi pilot, TNI, atau profesi yang menuntut pendengaran prima. Di sisi lain, RS Yarsi Cempaka Putih juga masih merawat 11 korban lainnya. Beberapa menjalani terapi hiperbarik untuk memperbaiki fungsi pendengaran.

“Dengan oksigen bertekanan tinggi, kami berharap jaringan dan organ pendengaran bisa cepat pulih,” ujar Muhammadi, Direktur Medis RS Yarsi.

Tragedi di SMAN 72 Jakarta

Tragedi di SMAN 72 Jakarta menjadi pengingat betapa tipisnya jarak antara rutinitas sekolah dan musibah besar. Di balik perban dan luka bakar, ada seorang remaja bernama LH yang masih berjuang tak hanya untuk sembuh, tapi juga untuk menuntut kebenaran yang seharusnya tidak tertutup abu ledakan.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan