Bagnaia Bersinar di MotoGP Portugal 2025 dengan Performa Spektakuler Pengganti Marquez

admin.aiotrade 07 Nov 2025 3 menit 18x dilihat
Bagnaia Bersinar di MotoGP Portugal 2025 dengan Performa Spektakuler Pengganti Marquez


Francesco Bagnaia, pembalap Ducati Lenovo, mengakhiri hari pertama MotoGP Portugal 2025 dengan perasaan positif di Sirkuit Algarve, Portimao, Jumat (7/11/2025). Meskipun dimulai dengan hasil yang kurang memuaskan, Bagnaia tampaknya berhasil bangkit dan menunjukkan performa yang lebih baik sepanjang hari.

Pada sesi latihan bebas pertama (FP1), Bagnaia finis di posisi ke-17, yang membuatnya tertinggal dari rekan setim barunya, Nicolo Bulega. Bulega akan menggantikan Marc Marquez yang sedang cedera di Portugal dan Valencia. Namun, pada sore hari, situasi berubah drastis. Juara dunia tiga kali itu merasa lebih percaya diri sejak awal sesi latihan dan bahkan hampir melewati zona cut-off di sesi time attack terakhir. Catatan waktu putaran terakhirnya, 1 menit 38,004 detik, membuatnya naik ke posisi kedua.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Bagnaia hanya terpaut 0,30 detik di belakang Alex Marquez (Gresini) yang mendominasi hari tersebut. Ia menjelaskan bahwa kesalahan penggunaan ban depan yang salah di pagi hari menjadi penyebab penurunan performanya.

"Untungnya, kami kurang lebih tahu mengapa saya memutuskan untuk menggunakan ban depan yang salah pagi ini," kata Bagnaia.
"Kami memutuskan untuk tidak menggantinya karena di trek ini tidak jelas mana yang lebih baik, lunak atau keras untuk kondisi yang kami hadapi."
"Jadi, lebih baik tetap menggunakan ban yang sama selama mungkin dan di sore hari, begitu saya mulai dengan ban depan lunak, saya merasa jauh lebih baik dan mulai bekerja."
"Jadi, ini hari pertama yang baik, perasaan saya membaik. Saya sudah membaik sepanjang hari, jadi kami tahu ke mana harus pergi besok, tetapi saat ini semuanya baik-baik saja."

Ia juga menyebutkan bahwa ban medium kurang cocok untuknya, karena cengkeraman yang lebih rendah dibandingkan dengan ban lunak dan roda lebih mudah terkunci. "Ini cukup aneh," tambahnya.

Mengenai hujan yang turun sesekali di siang hari, Bagnaia mengatakan bahwa hal itu memang menjadi masalah. "Ya, karena hujannya sangat ringan, dan trotoar, begitu hujan berdebu seperti ini mulai, terasa aneh, sangat licin."
"Begitu mendekati garis putih, bagian depan miring dan bagian belakang tergelincir. Biasanya, hujan seperti ini terjadi di Jepang, dan itu aneh, tetapi untungnya kami punya cukup waktu untuk memperbaikinya."

Bagnaia juga berkomentar tentang perasaannya saat ini. "Perasaannya mirip dengan Sepang. Masalahnya, saat ini, kami menggunakan pengaturan yang berbeda dari yang biasa kami gunakan di sini," ujarnya.
"Jadi ketika saya memulai hari ini, segalanya tidak terlalu jelas bagi saya, tetapi kemudian saya mulai beradaptasi dan itu sedikit lebih baik."
"Kami menyadari bahwa musim ini lebih baik dengan cara ini, jadi kami memilih untuk tidak terlalu banyak berubah, hanya melanjutkan apa yang kami miliki dan meningkatkannya."

Bagnaia juga memuji rekan setimnya, Bulega, yang hanya terpaut 1,12 detik dari Alex Marquez. "Sejujurnya, saya terkesan karena memang benar dia melakukan tes di Jerez, tetapi dia hanya menyelesaikan 30 putaran dalam kondisi yang kurang ideal," katanya.
"Jadi, tiba di sini, di Portimao, yang merupakan salah satu sirkuit tersulit, dengan ban Michelin, ban yang berbeda, dan jenis cengkeraman yang berbeda dibandingkan dengan yang dia hadapi di Jerez."
"Dan mencatatkan waktu yang hanya satu detik di belakang pemimpin, sungguh mengesankan. Bagi saya, ini adalah hari pertama yang spektakuler."

Selain itu, Bagnaia juga menyampaikan pujian untuk Miguel Oliveira, yang akhir pekan ini akan mengucapkan selamat tinggal kepada para penggemarnya di MotoGP sebelum berlaga pada Superbike untuk 2026.
"Saya pikir dia salah satu pebalap paling dihormati di kejuaraan ini. Dan dia memang mengalami nasib buruk dalam dua musim terakhir, tetapi menurut saya dia salah satu talenta terbaik, salah satu pembalap terbaik yang pernah kami miliki di MotoGP," tutur Bagnaia.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan