Bahlil Akui Selalu Baca Doa Lifting Sebelum Tidur untuk Capai Target

admin.aiotrade 14 Nov 2025 3 menit 14x dilihat
Bahlil Akui Selalu Baca Doa Lifting Sebelum Tidur untuk Capai Target

Peran Lifting Migas dalam Kinerja Energi Nasional

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menekankan betapa pentingnya pencapaian target produksi siap jual minyak dan gas bumi atau lifting migas bagi kinerja sektor energi. Menurutnya, urusan lifting sangat krusial hingga menjadi salah satu hal yang terus dipikirkan bahkan sebelum tidur. Pernyataan ini disampaikan oleh Bahlil saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi XII DPR RI pekan ini.

Bahlil menjelaskan bahwa Indikator Kinerja Utama (KPI) yang ia pegang dari Presiden Prabowo Subianto adalah memastikan target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tercapai. Ia menyebut bahwa doa untuk lifting menjadi bagian dari rutinitas harian yang ia lakukan sebelum tidur.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Kita ini kalau tidur malam, baca doa tidur malam terakhir baca doa lifting. Karena bagi saya, KPI saya yang dipegang oleh Bapak Presiden adalah apa yang ditargetkan dalam APBN," ujarnya.

Target Lifting Minyak yang Selalu Tidak Terpenuhi

Bahlil mengungkapkan bahwa target lifting minyak secara nasional selama ini sering tidak tercapai sesuai penetapan dalam APBN. Ia memberikan contoh pada tahun anggaran 2024, di mana target lifting minyak dalam APBN adalah sebesar 605 ribu barel per hari (bph). Namun, realisasi yang tercatat hanya mencapai 580 ribu bph.

Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa target yang ditetapkan sering kali sulit dicapai karena berbagai kendala yang muncul. Meskipun demikian, ia tetap optimistis bahwa dengan dukungan dari pihak-pihak terkait, target dapat tercapai.

Target Tahun Ini Sudah Terpenuhi Lebih Awal

Meski sempat mengalami kekurangan realisasi, Bahlil kemudian mengklaim bahwa saat ini pihaknya telah berhasil mencapai target APBN. Ia menyebut realisasi lifting terkini sudah berada di angka 605 ribu hingga 606 ribu bph.

"Karena dukungan dari Bapak Ibu semua, pimpinan Komisi XII, dan seluruh stakeholder, kita sudah mencapai 605 sampai dengan 606 ribu barrel per day. Sekalipun ada kenaikannya tidak signifikan, tapi kita hari ini sudah mencapai target APBN," katanya.

Ia menegaskan bahwa meskipun peningkatan tidak begitu besar, keberhasilan ini merupakan bukti bahwa upaya yang dilakukan telah memberikan hasil. Dengan adanya dukungan yang kuat, ia yakin target akan terus tercapai.

Fokus pada Perintah Presiden

Bahlil menegaskan dirinya tidak mau terganggu dengan hal-hal lain. Ia memposisikan diri sebagai pembantu Presiden dan pejabat negara yang fokus bekerja sesuai dengan apa yang diperintahkan. Menurutnya, tugas utama seorang menteri adalah melaksanakan arahan presiden tanpa terpengaruh oleh pendapat atau opini pihak lain.

"Menteri itu pejabat negara pembantu Presiden. Bos kita cuma Presiden," tegasnya.

Ia juga menyatakan bahwa ia akan merangkul ide-ide yang dianggap bagus, namun bersikap sebaliknya jika ide tersebut dinilai tidak mendukung tujuan yang telah ditetapkan.

Dengan fokus pada perintah Presiden, Bahlil berkomitmen untuk terus bekerja keras demi memenuhi target yang telah ditetapkan. Ia percaya bahwa dengan komitmen dan dukungan yang kuat, sektor energi nasional akan terus berkembang.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan