Bahlil Legawa: Wajahnya Jadi Meme, Sudah Terbiasa Dihina Sejak Kecil

admin.aiotrade 26 Okt 2025 3 menit 14x dilihat
Bahlil Legawa: Wajahnya Jadi Meme, Sudah Terbiasa Dihina Sejak Kecil

Bahlil Lahadalia: Menghadapi Meme dengan Kesadaran dan Kebijaksanaan

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menunjukkan sikap yang tenang dan bijak terhadap berbagai bentuk kritik dan meme yang mengarah ke dirinya. Ia menyatakan bahwa ia sudah terbiasa menerima hinaan sejak kecil, terutama karena latar belakangnya sebagai anak kampung.

Bahlil lahir di Banda, Maluku pada 7 Agustus 1976. Ia adalah anak kedua dari delapan bersaudara yang berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya bekerja sebagai buruh bangunan, sedangkan ibunya bekerja sebagai buruh cuci di rumah orang. Hal ini membuat Bahlil memiliki pengalaman hidup yang penuh tantangan sejak kecil.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, Bahlil menjadi bagian dari tim sukses pemenangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Setelah Prabowo terpilih sebagai presiden, Bahlil diangkat sebagai Menteri ESDM. Meski posisinya saat ini sangat strategis, ia tetap menjaga kesederhanaannya dan tidak pernah melupakan akar keluarganya.

“Saya jujur mengatakan begini ya, kalau meme ke pribadi saya, yang sudah mengarah ke pribadi, saya itu memang sudah biasa dihina sejak masih kecil. Karena saya kan bukan anak pejabat, saya kan anak orang dari kampung. Ibu saya kan memang hanya buruh cuci di rumah orang. Ayah saya buruh bangunan,” ujarnya dalam sebuah wawancara.

Ia juga menyampaikan bahwa penilaian terhadap seseorang tidak boleh hanya berdasarkan penampilan fisik. Baginya, kecerdasan pikiran tidak selalu berkorelasi dengan penampilan luar. “Belum tentu orang ganteng itu cerdas pikirannya. Belum tentu orang yang tidak sempurna tubuhnya itu jelek pikirannya.”

Menurut Bahlil, ukuran kemuliaan seseorang ditentukan oleh moral dan tindakan yang baik, bukan oleh rupa atau status sosial. “Yang bisa membedakan kemuliaan orang, manusia di muka bumi, hanyalah dia dengan Tuhan. Kita enggak boleh menilai, melebihi batas kemampuan kita. Biarlah Allah yang akan melakukan itu semua.”

Selain itu, Bahlil menyampaikan bahwa ia telah memaafkan pihak-pihak yang membuat meme tentang dirinya. Bahkan, beberapa pelaku meme tersebut telah memberikan permintaan maaf. “Saya nanti kasih tau sama Sekjen. Sekjen kemarin sudah, tadi pagi saya panggil ya. Sekjen coba panggil itu adik-adik kita. Ya pastilah mereka juga kan manusia ya. Jadi ya itu, pasti ada rasa spontanitas ya. Kemanusiaan aja sebenarnya. Tapi nanti saya akan minta, udah stop.”

Ia juga meminta sayap partainya, AMPG, untuk mencabut laporan ke polisi terkait kasus meme yang menyerang dirinya di media sosial. Menurut Bahlil, tidak sepatutnya polemik di dunia maya diperpanjang. “Enggak boleh juga kita melebihi kodrat ilahi kita. Jadi insyaAllah saya akan memanggil adik-adik saya itu. Sayap organisasi untuk, udah. Kalau yang sudah minta maaf, udah maafkan. Jangan kita memperpanjang lagi.”

Meski begitu, Bahlil menekankan pentingnya memberi teladan bagi publik dengan mengedepankan etika dan kebijaksanaan dalam bermedia sosial. “Tapi jangan lagi. Ya kita memberikan didikan yang baiklah untuk rakyat bangsa negara.”

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan