Bahlil Memaafkan Penyebar Meme, Bahasa Portugis Jadi Favorit di Sekolah

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 15x dilihat
Bahlil Memaafkan Penyebar Meme, Bahasa Portugis Jadi Favorit di Sekolah

Berita Terpopuler di Nasional Pada Akhir Pekan Ini

Beberapa berita menarik telah menjadi sorotan di media nasional pada akhir pekan ini. Salah satunya adalah tentang meme yang menyebar mengenai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Selain itu, terdapat respons dari seorang anggota legislatif Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terkait rencana penerapan Bahasa Portugis sebagai mata pelajaran di sekolah. Berikut rangkuman berita terpopuler di nasional pada Jumat, 24 Oktober 2025.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Bahlil Lahadalia Maafkan Penyebar Meme Mengenai Dirinya

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan tanggapan atas meme yang mengkritik dirinya di media sosial. Ia menyatakan bahwa kebatinannya terganggu karena meme tersebut menargetkan pribadi. Bahlil menceritakan pengalamannya sejak kecil, di mana ia sering dihina karena bukan anak pejabat. Menurutnya, ibunya hanya bekerja sebagai buruh cuci di rumah orang, sementara ayahnya bekerja sebagai buruh bangunan.

“Hinaan ini terjadi sejak saya SD, masih kecil,” ujarnya saat berada di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, 24 Oktober 2025.

Bahlil menegaskan bahwa kebijakannya merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menolak mundur meskipun ada pihak yang mencoba mengintervensi negara. “Jika ada yang meme-meme, sudahlah saya maafkan. Tidak apa-apa. Sebenarnya kritik terhadap kebijakan tidak masalah. Namun jika sudah menyerang pribadi dan mengarah pada rasisme, itu menurut saya tidak bagus,” tambahnya.

Polemik Adu Data Dedi Mulyadi vs Purbaya Soal Dana Pemda Mengendap

Ketegangan antara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait dana pemerintah daerah yang mengendap di bank menjadi perhatian publik. Kedua pejabat ini saling bantah dengan data masing-masing.

Polemik ini dimulai ketika Kementerian Keuangan menemukan adanya dana sebesar Rp 234 triliun yang mengendap di bank. Data ini berasal dari Bank Indonesia dan merupakan akumulasi simpanan daerah hingga akhir September 2025. Purbaya kemudian mengumumkan 15 daerah dengan dana endapan terbanyak. Dari daftar tersebut, Jawa Barat menempati posisi keempat dengan jumlah dana belum terpakai sebesar Rp 4,7 triliun.

Purbaya meminta pemerintah daerah yang masih mengendapkan dana pusat untuk segera menggunakannya. “Jangan tunggu akhir tahun. Gunakan untuk pembangunan yang produktif dan bermanfaat langsung bagi masyarakat,” katanya dalam pernyataannya pada Senin, 20 Oktober 2025.

Bahasa Portugis Masuk Sekolah, Legislator PDIP: Bukan Bahasa Internasional

Anggota Komisi X DPR Bonnie Triyana mengkritik rencana Presiden Prabowo Subianto untuk mewajibkan Bahasa Portugis sebagai mata pelajaran di sekolah. Meskipun PDIP tidak menutup peluang siswa memiliki daya saing global melalui bahasa asing, ia menilai rencana ini perlu dipertimbangkan lebih matang.

“Bahasa Portugis bukan bahasa pergaulan internasional dan bukan bahasa pengetahuan umum yang digunakan di kalangan akademik,” ujar Bonnie kepada Tempo, Jumat, 24 Oktober 2025.

Rencana memasukkan Bahasa Portugis sebagai salah satu mata pelajaran bahasa asing di sekolah disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan kenegaraan dengan Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, pada Kamis, 23 Oktober 2025. Prabowo menyatakan keputusan ini sebagai bentuk bukti hubungan kuat antara Indonesia dan Brasil.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan