Bahlil Pastikan Stok BBM dan LPG Nataru Aman

admin.aiotrade 15 Des 2025 3 menit 13x dilihat
Bahlil Pastikan Stok BBM dan LPG Nataru Aman

Ketersediaan BBM dan LPG Jelang Nataru 2025/2026

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM) dan LPG dalam kondisi aman menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Dalam laporannya ke Presiden Prabowo Subianto, Bahlil menyebutkan bahwa stok bensin secara umum tersedia hingga 18 hari. Rinciannya adalah sebagai berikut:

  • Bensin subsidi RON 90 memiliki ketahanan 18 hari
  • RON 92 memiliki ketahanan 22 hari
  • RON 95 memiliki ketahanan 28 hari
  • Solar berada pada kisaran 15-17 hari
  • LPG memiliki ketahanan 14 hari

Bahlil mengatakan bahwa semua stok tersebut masih dalam koridor stok standar minimum nasional. Ia menegaskan bahwa ketersediaan ini akan cukup untuk menghadapi Nataru, meskipun ada kemungkinan kendala akibat bencana.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Anggaran Subsidi Listrik 2025 Sentuh Rp210 Triliun

Bahlil juga melaporkan kondisi subsidi listrik sampai saat ini. Total anggaran subsidi dan kompensasi listrik untuk 2025 diperkirakan mencapai sekitar Rp210 triliun yang mencakup 24 golongan bersubsidi dan 13 golongan penerima kompensasi. Angka tersebut sudah termasuk sekitar Rp12 triliun yang digunakan untuk membayarkan diskon listrik pada Maret-Mei.

"Kami masih dalam jalur yang sesuai dengan APBN. Tidak ada perubahan anggaran tambahan," ujar Bahlil.

Perkembangan Listrik Desa

Selain itu, Bahlil juga melaporkan perkembangan listrik desa atau lisdes. Menurut Bahlil, ada 50 desa di 4 kabupaten di Sumatra Utara yang belum teraliri listrik. Hal ini bukan hanya karena banjir, tetapi juga karena masih belum teraliri listrik sampai sekarang.

"Jumlah total desa yang belum ada listrik mencapai 5.700 desa dan 4.400 dusun. Kami menyarankan agar bisa dilakukan program sampai 2029 agar semua desa di Indonesia bisa dilistriki, sekaligus mendukung program sekolah-sekolah yang berbasis teknologi," ujar Bahlil.

Update Penanganan Bencana

Sementara itu, terkait penanganan bencana, Bahlil menyampaikan bahwa kondisi kelistrikan di Aceh mulai pulih. Dari total kapasitas pembangkit sebesar 110 megawatt (MW) di Banda Aceh, sekitar 60 MW sudah tersalurkan yang sebagian datang lewat dukungan genset.

Di sisi lain, pemasangan gardu induk telah mencapai 80–90 persen dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat agar sistem transmisi Sumatea kembali terhubung normal.

“Dalam minggu-minggu ini, paling lambat Rabu atau Kamis, semua sistem akan kembali berjalan. Jika ini tercapai, aliran listrik dari Arun, Bireuen, akan kembali normal dan transmisi jalur Sumatera bisa terhubung,” ujar Bahlil.

Namun, Bahlil mengakui bahwa belum semua desa bisa teraliri listrik pasca-bencana. Hal ini disebabkan oleh infrastruktur yang rusak parah dan beberapa desa masih tergenang banjir.

“Ada sebagian desa yang masih banjir. Jika kita paksakan dialiri listrik, hal ini bisa berdampak pada kecelakaan bagi masyarakat,” kata Bahlil.

Penanganan Tambang di Hutan

Bahlil juga menetapkan denda pelanggaran tambang di hutan. Untuk wilayah yang terkait nikel, denda yang diberikan mencapai Rp6,5 miliar per hektar. Langkah ini diambil untuk memastikan pengelolaan tambang yang lebih terkendali dan ramah lingkungan.

Izin Koperasi dan UMKM Kelola Sumur Minyak

Pada Desember 2025, Bahlil mengeluarkan izin kepada koperasi dan UMKM untuk mengelola sumur minyak. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat lokal dalam sektor energi dan memberikan kesempatan ekonomi yang lebih luas.

Respons Terhadap Kritik Etanol

Meski sering diejek terkait etanol, Bahlil tetap tenang. Ia menegaskan bahwa etanol sangat penting dalam upaya diversifikasi energi dan pengurangan ketergantungan pada BBM fosil. “Etanol memang penting, dan kami terus berkomitmen untuk mengembangkannya,” katanya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan