Bahlil Puji MBG, Akui Pernah Lapar Saat Kuliah

admin.aiotrade 20 Okt 2025 3 menit 16x dilihat
Bahlil Puji MBG, Akui Pernah Lapar Saat Kuliah

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Dukung Kesejahteraan Anak Indonesia

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan pengalamannya saat kuliah dulu yang pernah mengalami busung lapar karena tidak mendapatkan makanan bergizi. Ia menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program yang sangat mulia, karena berkontribusi pada peningkatan gizi dan kecerdasan anak-anak Indonesia.

“Saya pernah merasakan waktu proses sekolah tidak terlalu mendapatkan makanan yang bergizi. Satu waktu kuliah pernah busung lapar,” ujarnya dalam acara syukuran HUT ke-61 Partai Golkar, di Jakarta, Senin (20/10/2025).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Bahlil menegaskan bahwa Partai Golkar dan seluruh kadernya di kabinet akan secara penuh mengawal program-program prioritas Presiden Prabowo. Ia menyatakan komitmen partainya untuk mendukung program MBG, sekolah rakyat, Koperasi Desa Merah Putih, swasembada energi, hingga ketahanan pangan nasional.

“Kita juga konsisten mengawal berbagai kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah,” tambahnya.

Jumlah Penerima MBG Capai 36,7 Juta Orang

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa jumlah penerima program MBG pada satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sudah mencapai 36,7 juta orang.

“Jumlah penerima manfaat 36,7 juta,” ujar Dadan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (20/10/2025).

BGN mencatat, penerima program MBG telah tersebar di 38 provinsi, 509 kabupaten, dan 7.022 kecamatan. Selain itu, jumlah dapur MBG atau satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) sudah mencapai 12.508 unit. Dia mengklaim bahwa program MBG masih berjalan sesuai jalur yang benar.

Wamenkes Benny Tugaskan Awasi Pelaksanaan MBG

Presiden Prabowo menunjuk Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Benjamin Paulus Octavianus, untuk memantau pelaksanaan program unggulan MBG. Penugasan tersebut disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam acara temu media di Gedung Kemenkes, Jumat (17/10/2025).

Kementerian Kesehatan di bawah koordinasi Wamenkes Benny akan memberikan dukungan penuh agar MBG berjalan lancar dan sukses di lapangan.

“Bapak Presiden itu kan punya beberapa program utama. Tadi kita juga baru tahu ya, baru saja ditelepon Pak Mensesneg bahwa dokter Benny disuruh pegang program Makan Bergizi Gratis,” ujar Budi.

Dampak Jangka Panjang Program MBG

Budi mengatakan bahwa keberhasilan program MBG akan berdampak luas terhadap penurunan berbagai masalah kesehatan masyarakat, mulai dari TBC, stunting, hingga kematian ibu dan anak.

Selain menangani MBG, kata Budi, pembagian tugas antara dua Wamenkes kini semakin jelas. Wamenkes Dante Saksono Harbuwono akan fokus pada program Cek Kesehatan Gratis yang berkaitan erat dengan penyakit tidak menular seperti jantung dan diabetes.

“Gizi itu ada hubungannya sama TBC, stunting, infeksi, sampai kematian ibu dan anak. Jadi kalau program Makan Bergizi Gratis berhasil, semua itu bisa turun drastis,” ucap Budi.

Partai Golkar Dorong Keberlanjutan MBG

Dalam acara Muktamar Al-Hidayah, Bahlil Lahadalia juga mengajak para ibu-ibu untuk memperkuat suara Partai Golkar. Ia menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mendukung program-program pemerintah, termasuk MBG.

Selain itu, ia meminta adanya sendok agar siswa dapat makan MBG tanpa menggunakan tangan, sebagai upaya menjaga kebersihan dan kesehatan.

Program MBG terus menjadi fokus utama pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan asupan gizi yang cukup untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan