
Peresmian Lapangan Padel di Kantor DPP Partai Golkar
Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, baru saja meresmikan sebuah lapangan padel di halaman kantor pusat partainya, pada hari Minggu (9/11/2025). Lapangan yang diberi nama Yellow Racquet Club ini menjadi fasilitas olahraga baru yang terbuka bagi masyarakat umum.
Menurut Bahlil, penggunaan lapangan tersebut bisa gratis atau mendapatkan diskon, asalkan seseorang masuk sebagai kader Partai Golkar. Fasilitas ini merupakan gagasan dari mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, yang juga dikenal sebagai penggemar olahraga padel.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Meskipun dibangun di area kantor partai, Bahlil menegaskan bahwa Yellow Racquet Club tidak eksklusif hanya untuk kader Golkar. Ia menyampaikan bahwa fasilitas ini terbuka untuk umum dengan harga diskon, tetapi ada syaratnya yaitu harus menjadi kader Partai Golkar.
Lapangan padel yang baru diresmikan ini memiliki dua arena berwarna dasar kuning—warna khas Partai Golkar—yang menambah semarak suasana. Di bagian tengah, terdapat pendopo bergaya modern minimalis yang difungsikan sebagai ruang tunggu bagi para pemain dan pengunjung.
Bahlil menjelaskan bahwa kehadiran fasilitas olahraga ini merupakan bentuk pendekatan baru Partai Golkar terhadap generasi muda. “Kita ingin Partai Golkar menjadi rumah bagi anak muda. Salah satunya dengan menghadirkan ruang-ruang yang relevan dengan gaya hidup mereka, termasuk olahraga,” katanya.
Padel sendiri sedang naik daun di kalangan muda perkotaan. Olahraga ini memadukan unsur tenis dan squash, dimainkan berpasangan di lapangan yang dikelilingi dinding kaca. Dalam beberapa tahun terakhir, padel berkembang pesat di berbagai kota besar di Indonesia dan menjadi bagian dari tren gaya hidup aktif.
Dito Ariotedjo, yang hadir mendampingi Bahlil, menambahkan bahwa Yellow Racquet Club diharapkan bisa menjadi wadah interaksi lintas komunitas. “Kita ingin Golkar tidak hanya dikenal lewat kegiatan politik, tapi juga lewat kegiatan positif yang membangun semangat kebersamaan,” ujar Dito.
Dengan peresmian ini, halaman kantor DPP Partai Golkar di kawasan Slipi, Jakarta Barat, kini memiliki wajah baru: lebih dinamis dan terbuka. Selain lapangan padel, area tersebut juga akan dilengkapi fasilitas pickleball yang dapat digunakan masyarakat dengan sistem penyewaan.
“Golkar ingin dekat dengan rakyat, terutama anak muda. Kalau mereka datang ke sini untuk olahraga, siapa tahu sekalian tertarik ikut membangun bangsa lewat partai ini,” ucap Bahlil sambil tersenyum.
Fasilitas Olahraga yang Menarik Minat Generasi Muda
Yellow Racquet Club tidak hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara partai dan masyarakat. Hal ini sejalan dengan upaya Partai Golkar untuk lebih dekat dengan generasi muda melalui inisiatif-inisiatif yang relevan dengan kebutuhan dan minat mereka.
Beberapa manfaat dari adanya fasilitas olahraga seperti lapangan padel dan pickleball antara lain:
- Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga
- Membangun komunitas yang saling mendukung dan berinteraksi
- Memperkuat citra partai sebagai organisasi yang progresif dan inklusif
Selain itu, fasilitas olahraga ini juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih jauh tentang Partai Golkar dan potensi yang dimiliki oleh partai tersebut.
Tren Olahraga yang Menginspirasi Partai Golkar
Padel dan pickleball menjadi tren olahraga yang diminati oleh banyak orang, terutama generasi muda. Kedua olahraga ini menawarkan pengalaman yang menyenangkan dan menantang, serta dapat dimainkan secara berkelompok.
Partai Golkar mengambil langkah strategis dengan membangun fasilitas olahraga yang sesuai dengan minat masyarakat. Dengan demikian, partai tidak hanya fokus pada aktivitas politik, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat dan menyenangkan.