Menteri ESDM Tekankan Keadilan dalam Pembangunan Ekonomi
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pembangunan ekonomi Indonesia harus berjalan dengan prinsip keadilan, terutama dalam sektor pertambangan dan hilirisasi. Menurutnya, daerah penghasil sumber daya alam wajib mendapatkan porsi ekonomi yang lebih besar agar masyarakat lokal bisa merasakan langsung manfaat dari kekayaan alamnya sendiri.
Hilirisasi Harus Berkeadilan

Bahlil menyampaikan, Hilirisasi ke depan, itu harus berkeadilan bagi daerah-daerah, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) daerah, masyarakat daerah. Justru nilai tambahnya harus orang daerah yang dapat paling banyak. Mereka harus jadi tuan di negeri sendiri. Tidak boleh kue ekonomi itu dibawa semua ke Jakarta atau dibawa ke investor. Inilah sebagai implementasi dari sila kelima Pancasila, katanya dalam Jakarta Geopolitical Forum IX/2025 yang digelar Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) di Jakarta, Selasa (24/6/2025).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Bahlil menjelaskan, kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, investor, dan masyarakat sangat penting agar hilirisasi bisa berjalan adil dan inklusif. Pemerintah, kata dia, ingin memastikan agar proses industrialisasi di sektor tambang tidak hanya menguntungkan pihak besar, tapi juga mendorong kemajuan ekonomi lokal.
Contoh Keberhasilan Hilirisasi

Sebagai contoh, Bahlil menyebut keberhasilan hilirisasi di Maluku Utara dan Sulawesi Tengah. Dua daerah itu berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi hingga 20 persen, jauh di atas rata-rata nasional yang sekitar 6 persen. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa hilirisasi bisa mengubah wajah ekonomi daerah, dari yang dulu hanya bergantung pada bahan mentah menjadi industri bernilai tinggi.
Ini adalah strategi untuk melakukan transformasi ekonomi kita, dari jasa konstruksi ke industri. Dan kalau ini konsisten kita lakukan, Insya Allah kita akan menuju kepada apa yang sudah ditargetkan, untuk kita menjadi salah satu negara yang GDP (Gross Domestic Product) kita masuk 10 besar pada 2045, ujarnya optimistis.
Pentingnya Keberlanjutan dalam Proses Hilirisasi

Selain soal pemerataan, Bahlil juga menyoroti pentingnya keberlanjutan dalam proses hilirisasi. Pemerintah sedang menyiapkan peta jalan hilirisasi pascatambang, termasuk pengembangan industri baru ketika aktivitas tambang sudah berhenti. Langkah ini, menurut Bahlil, penting untuk menjaga agar ekonomi daerah tetap hidup bahkan setelah sumber daya alamnya habis.
Dengan semangat itu, hilirisasi bukan cuma soal membangun industri, tapi juga soal mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sesuai amanat Sila Kelima Pancasila.
Strategi Pengembangan Energi Bersih
Dalam rangka mendukung transisi energi, Kementerian ESDM juga memperluas program energi bersih di berbagai daerah. Program ini bertujuan untuk mempercepat proses transisi energi dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan (EBT). Kementerian ESDM menunjukkan komitmen serius dalam mengembangkan sumber daya energi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Beberapa langkah yang dilakukan antara lain melibatkan kerja sama dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, serta masyarakat setempat. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa pengembangan energi bersih tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Kementerian ESDM juga berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan energi terbarukan. Melalui berbagai kampanye dan edukasi, diharapkan masyarakat dapat lebih aktif dalam mendukung program-program tersebut.
Program energi bersih juga menjadi bagian dari strategi nasional untuk mencapai target pembangunan berkelanjutan. Dengan fokus pada inovasi dan kolaborasi, Kementerian ESDM berkomitmen untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang mandiri dalam energi dan berkontribusi positif terhadap lingkungan global.