Bahlil Ungkap Progres Pemulihan Listrik Aceh

admin.aiotrade 19 Des 2025 3 menit 12x dilihat
Bahlil Ungkap Progres Pemulihan Listrik Aceh

Kondisi Kelistrikan di Aceh Pasca-Banjir

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa saat ini sejumlah kabupaten di Aceh masih mengalami keterbatasan akses listrik. Wilayah seperti Kabupaten Aceh Tamiang, Bener Meriah, Gayo, dan Aceh Tengah hanya terhubung listrik kurang dari 50 persen setelah bencana banjir melanda. Namun, beberapa wilayah lainnya mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan seiring upaya memperbaiki infrastruktur.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Bahlil menjelaskan bahwa masalah utama bukanlah pada pasokan tenaga listrik dari power plant, melainkan infrastruktur yang belum sepenuhnya selesai, terutama untuk tegangan rendah. Hal ini disampaikannya dalam konferensi pers di kantornya, Jumat, 19 Desember 2025.

Ia juga menyebutkan bahwa ada sebagian jalan yang telah kembali terhubung listrik, namun masih ada area yang terendam banjir. Jika aliran listrik dihidupkan, maka akan berisiko terhadap keselamatan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, pemadaman listrik bergilir masih dilakukan hingga infrastruktur memadai.

Menurut Bahlil, terdapat tantangan dalam membangun kembali menara kelistrikan. Beberapa unit yang telah dibangun justru roboh kembali akibat arus air yang kuat. “Secara umum untuk Aceh normal, tinggal empat kabupaten tadi,” ujarnya.

Pemerintah terus berupaya mempercepat proses pemulihan meskipun kondisi alam tidak mendukung. Bahlil menegaskan bahwa jika pembangunan menara kelistrikan sudah rampung, maka aliran listrik akan kembali merata ke seluruh wilayah.

Upaya PLN dalam Pemulihan Kelistrikan

Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa pasokan listrik di Banda Aceh kembali pulih. Meski demikian, di wilayah Aceh lainnya, aliran listrik sedang dipulihkan secara bertahap.

PLN bersiaga selama 24 jam untuk merespons cepat setiap potensi gangguan. Personel perusahaan terus bekerja di lapangan guna mempercepat proses recovery agar seluruh wilayah Aceh dapat pulih sepenuhnya.

Darmawan sebelumnya menyampaikan bahwa 12 menara Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) roboh akibat hujan deras yang berujung pada banjir dan longsor pada akhir November lalu. Kejadian ini menyebabkan gangguan listrik di Aceh. Selain itu, sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Utara dan Sumatera Barat juga ikut terdampak bencana alam serupa.

Tantangan dan Langkah Perbaikan

Beberapa daerah di Aceh masih menghadapi tantangan dalam memperbaiki infrastruktur kelistrikan. Proses pembersihan area terendam banjir dan perbaikan menara kelistrikan menjadi prioritas utama. Selain itu, diperlukan koordinasi yang baik antara pemerintah dan perusahaan listrik untuk memastikan semua wilayah bisa kembali menikmati aliran listrik yang stabil.

Sejumlah langkah telah diambil untuk mempercepat proses pemulihan, termasuk penggunaan sumber daya manusia dan teknologi yang lebih canggih. Masyarakat diharapkan tetap sabar dan patuh terhadap instruksi pemerintah terkait penggunaan listrik secara bergilir.

Dengan upaya yang terus dilakukan, diharapkan seluruh wilayah Aceh dapat kembali pulih sepenuhnya dalam waktu singkat. Pemerintah dan PLN berkomitmen untuk memberikan layanan kelistrikan yang aman dan andal bagi masyarakat.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan