Bajaj Maxride Beroperasi di Manado, Ekonom Sebut Untuk Kepentingan Umum

admin.aiotrade 10 Des 2025 3 menit 27x dilihat
Bajaj Maxride Beroperasi di Manado, Ekonom Sebut Untuk Kepentingan Umum
Bajaj Maxride Beroperasi di Manado, Ekonom Sebut Untuk Kepentingan Umum

Transportasi Baru di Manado: Bajaj Maxride Hadir untuk Kepentingan Masyarakat

Transportasi jenis baru kembali muncul di Manado, Sulawesi Utara. Namanya adalah Bajaj Maxride. Saat ini, Bajaj Maxride hanya beroperasi di lima kecamatan utama yaitu Malalayang, Mapanget, Singkil, Tuminting, dan Wanea.

Robert Winerungan, seorang pengamat ekonomi Sulawesi Utara, menyatakan bahwa kehadiran Bajaj Maxride sangat menguntungkan bagi masyarakat. Ia menjelaskan bahwa transportasi ini tidak hanya membantu dalam mobilitas tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang signifikan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Banyak orang yang menikmati, karena ini kepentingan lebih banyak orang," ujarnya. Selain itu, masyarakat merasa nyaman menggunakan transportasi tersebut. "Aman digunakan saat hujan," tambahnya.

Winerungan menegaskan bahwa transportasi semacam bajaj ini pasti akan muncul meski ada penolakan. "Kalau menolak, berarti menolak terjadinya kemajuan, termasuk kemajuan ekonomi," jelasnya. Ia menjelaskan bahwa kehadiran transportasi baru tersebut bukan saingan transportasi lain. Wilayah beroperasinya juga tidak terlalu jauh, jadi transportasi seperti ojek masih dibutuhkan masyarakat.

Bajaj Maxride beroperasi di Manado dan akan melayani masyarakat di lima kecamatan utama: Malalayang, Mapanget, Singkil, Tuminting, dan Wanea. Jhon Ferdinand Senewe, Branch Manager Maxride Manado, menyatakan bahwa kehadiran armada Bajaj Maxride ini membawa harapan baru dalam peningkatan ekonomi lokal, penciptaan peluang kerja, hingga menghadirkan solusi transportasi modern, aman, nyaman, dan mudah diakses.

Kembalinya Bajaj Maxride menjadi momentum penting bagi Kota Manado yang saat ini mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 8,51 persen dari total 1,42 juta orang dalam TPAK pada Agustus 2025, angka tertinggi di Provinsi Sulawesi Utara. Melalui operasional yang dibuka kembali, Maxride berkomitmen menjadi bagian dari solusi nyata bagi tantangan ketenagakerjaan di kota ini. "Terutama bagi pekerja informal dan masyarakat produktif usia kerja," kata Jhon dalam keterangan ke aiotrade, Selasa (9/12/2025).

Sebelumnya, Bajaj sukses beroperasi di berbagai kota seperti Makassar, Medan, Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Pekanbaru. Bajaj Maxride berhasil menyerap ribuan tenaga kerja sebagai mitra driver. Para mitra tersebut telah merasakan pendapatan harian yang stabil, mencapai ratusan ribu rupiah per hari, sehingga terbukti mampu meningkatkan taraf hidup keluarga mereka.

Selain membuka peluang kerja, Maxride juga menawarkan peluang investasi nyata bagi pengusaha muda di Manado yang ingin menjadi Juragan Bajaj Maxride. Dengan sistem investasi yang tergolong high profit, low risk, para juragan berpotensi memperoleh keuntungan hingga 21 persen per tahun atau sekitar Rp 2,5 juta per bulan. Angka itu lebih tinggi dari bunga bank konvensional dan lebih stabil dibandingkan investasi saham maupun aset kripto.

Bajaj Maxride hadir sebagai moda transportasi publik yang aman di segala cuaca, terjangkau, dan dapat dipesan dengan mudah melalui aplikasi Maxride yang tersedia di iOS dan Android. Kehadiran moda ini menjadi jawaban atas kebutuhan mobilitas cepat dan efisien di wilayah perkotaan yang semakin padat.

Setiap unit Bajaj Maxride adalah kendaraan multifungsi ber-TNKB hitam, sehingga dapat digunakan untuk berbagai keperluan pribadi maupun usaha, mulai dari kendaraan keluarga, angkut barang, angkutan penumpang, hingga mini food truck. Dengan mesin modern 200cc SOHC berteknologi DTSI (Double Twin Spark Injection), kendaraan ini menawarkan tenaga optimal, efisiensi bahan bakar hingga 1 liter per 25 km dan tetap ramah lingkungan.

Katanya, kembalinya Bajaj Maxride di Manado akan membawa manfaat signifikan bagi masyarakat. “Hadirnya Bajaj Maxride di Manado akan membuka banyak manfaat sosial dari lapangan pekerjaan baru, peluang investasi nyata, hingga penyediaan akses transportasi yang aman, nyaman dan terjangkau bagi seluruh warga kota,” ujar Jhon.

Bajaj Maxride menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan bisnis yang berkelanjutan serta memberikan dampak sosial positif dimanapun perusahaan beroperasi. Dengan diizinkannya kembali operasional di Manado, Maxride siap melangkah bersama masyarakat untuk membangun kota yang lebih produktif, inklusif, dan modern.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan