Bali Towerindo Luncurkan Sukuk Ijarah Rp1,35 Triliun dengan Imbal Hasil 7,25%

admin.aiotrade 14 Nov 2025 2 menit 15x dilihat
Bali Towerindo Luncurkan Sukuk Ijarah Rp1,35 Triliun dengan Imbal Hasil 7,25%

Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk Ijarah PT Bali Towerindo Sentra Tbk

PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) kembali melakukan penawaran umum berkelanjutan sukuk ijarah berkelanjutan I dengan total dana sebesar Rp 2 triliun. Dalam penerbitan ini, perusahaan akan merilis sukuk ijarah I tahap III senilai Rp 1,35 triliun.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Sebelumnya, BALI telah merilis sukuk ijarah tahap I sebesar Rp 221 miliar dan tahap II sebesar Rp 425 miliar. Jika penerbitan sukuk ijarah I tahap III berhasil dilaksanakan, maka total penerbitan sukuk ijarah I akan mencapai target yang ditetapkan yaitu sebesar Rp 2 triliun.

Dalam penawaran sukuk ijarah I tahap III, terdapat dua seri yang akan dirilis. Seri A memiliki nilai pokok sebesar Rp 414,85 miliar dengan tenor 370 hari dan imbal hasil sebesar Rp 26,97 miliar atau setara dengan 6,5% per tahun. Sementara itu, seri B akan dirilis sebesar Rp 939,15 miliar dengan imbal hasil sebesar Rp 68,09 miliar atau setara dengan 7,25% per tahun. Tenor untuk seri B adalah lima tahun.

Sukuk ijarah I mendapatkan rating idA(sy) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Adapun penjamin emisi sukuk ijarah ini adalah PT Mandiri Sekuritas dan PT Sucor Sekuritas.

Jadwal Penerbitan Sukuk Ijarah I Tahap III

Berikut adalah jadwal penerbitan sukuk ijarah I tahap III:

  • Tanggal efektif: 9 Desember 2022
  • Masa penawaran umum: 25 - 27 November 2025
  • Tanggal penjatahan: 1 Desember 2025
  • Tanggal pengembalian uang pemesanan: 3 Desember 2025
  • Tanggal distribusi sukuk ijarah secara elektronik: 3 Desember 2025
  • Tanggal pencatatan di BEI: 4 Desember 2025

Penggunaan Dana Hasil Penawaran

Dalam prospektus ringkas, manajemen BALI menjelaskan bahwa dana hasil penawaran umum sukuk ijarah, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan sebagai berikut:

  • 14,55% digunakan untuk pembayaran kewajiban kepada anak usaha PT Paramitra Intimega
  • 8,14% digunakan untuk membayar utang kepada Bank Victoria International
  • 44,55% digunakan untuk membayar utang PT Indonesia Infrastructure Finance
  • Sisa dana digunakan untuk membayar utang fasilitas kredit Bank Mandiri

Kinerja Saham BALI

Pada Jumat (14/11), harga saham BALI ditutup naik sebesar 0,41% di Rp 1.210 per saham. Kenaikan ini menunjukkan respons positif dari pasar terhadap kebijakan keuangan perusahaan dalam mengelola utang dan memperkuat struktur modal.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan