
Hasil Imbang Tanpa Gol, Bali United Kehilangan Tiga Poin di Kandang
Bali United harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang tanpa gol dengan skor 0-0 oleh Persita Tangerang dalam lanjutan pekan ke 10 Super League 2025/26 yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Sabtu 25 Oktober 2025 malam. Pertandingan ini berlangsung dengan tensi tinggi, namun tidak ada gol yang tercipta dari kedua kubu.
Meskipun tampil dominan sepanjang pertandingan, Serdadu Tridatu gagal mengonversi sejumlah peluang emas yang mereka ciptakan. Hasil ini membuat Bali United harus rela kehilangan tiga poin di kandang sendiri, yang tentu menjadi penyesalan bagi para pendukung dan pemain.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dominasi Sepanjang Pertandingan
Bali United langsung tancap gas sejak menit awal, mendominasi penuh 40 menit babak pertama. Tim asuhan Johnny Jansen tercatat unggul jauh dalam penguasaan bola dengan rasio 55 persen berbanding 45 persen. Selain itu, jumlah tembakan ke gawang juga lebih banyak, yaitu 13 tembakan dibandingkan 7 tembakan dari Persita Tangerang.
Namun, lini serang Bali United tampak buntu. Persita Tangerang yang dipimpin Carlos Pena baru berhasil menciptakan peluang di lima menit akhir paruh pertama. Hingga wasit meniup peluit akhir babak pertama, skor kacamata tak terhindarkan.
Babak Kedua yang Berat
Memasuki babak kedua, Bali United tetap memegang inisiatif serangan meskipun sempat kesulitan di awal. Kadek Agung memiliki kesempatan terbaik untuk memecah kebuntuan, namun peluang yang datang pada menit ke-64 tersebut gagal berbuah gol.
Hingga menit ke-85, pergantian pemain dengan memasukkan Mirza Mustafic, Rahmat Arjuna, dan Jens Raven juga belum mampu mengubah keadaan. Serangan yang terus dibangun, termasuk kombinasi Thijmen Goppel dan Rahmat Arjuna di menit injury time, masih belum efektif. Wasit Thoriq M Alkatiri pun mengakhiri pertandingan tanpa satu pun kartu keluar dari sakunya.
Tanggapan Pelatih dan Pemain
Pelatih Kepala Bali United, Johnny Jansen, tetap menyampaikan apresiasi terhadap dominasi timnya, terutama karena mampu menguasai pertandingan melawan tim peringkat dua liga. "Di babak pertama kami bisa menguasai pertandingan hampir keseluruhan, dan menciptakan beberapa peluang," ujar Johnny Jansen usai laga.
15 menit bawal babak kedua, Bali United sempat kehilangan ritme permainan namun setelahnya mampu kembali memegang kendali permainan. Meskipun demikian, Johnnya Jansen tidak menyembunyikan kekecewaannya terhadap ketidakmampuan timnya mencetak gol. Namun dengan disiplin tinggi, ia percaya ke depan skuad asuhannya mampu tampil lebih bagus.
"Kami hampir lupa cara membuat gol. Ada dua peluang dari Kadek Agung, seharusnya bisa bikin gol." tuturnya. "Tentu kami kecewa dengan hal ini," imbuhnya.
Mantan Pelatih PEC Zwolle ini juga menjelaskan pergantian pemain yang melibatkan Maouri Simon yang baru masuk di jeda babak kedua dan harus ditarik kembali digantikan Mirza Mustafic pada menit ke 78 sebagai kebutuhan taktis tim, dan ia percaya pada potensi Maori di masa depan.
Sementara itu, Pemain Bali United Kadek Agung menyampaikan bahwa seluruh pemain sudah bekerja keras untuk memetik 3 poin di kandang, namun hasilnya belum maksimal, dan ia bakal memperbaiki di pekan berikutnya.
"Saya memiliki hampir tiga kesempatan. Mungkin itu masalah keputusan aja. Mungkin saya nanti bisa latihan lebih keras lagi di dalam latihan supaya bisa mengambil keputusan yang lebih baik di pertandingan," ungkap Kadek.
Tanggapan dari Tim Lawan
Di kubu lawan, Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, menyatakan rasa puasnya dengan hasil satu poin di kandang Bali United. "Pertandingan yang bagus, kedua tim tampil bagus. Kami defense cukup baik. Tapi semua pemain dan kita bekerja dengan disiplin, melakukan job, pekerjaannya cukup baik. Tapi satu poin away dan clean sheet, cukup buat kita," jelas Pena.
Hal senada diungkapkan pemain Persita, Mario Jardel, yang menyebut satu poin tandang ini sangat berharga untuk menjaga posisi mereka di klasemen. "Ini pertandingan yang tidak mudah untuk kami hadapi, apalagi kami main away. Ini sangat berharga satu poin untuk kami agar kami tetap menjaga posisi kami," pungkasnya.