Balita Garut Luka Parah Diduga Jadi Korban Penganiayaan

admin.aiotrade 12 Nov 2025 3 menit 16x dilihat
Balita Garut Luka Parah Diduga Jadi Korban Penganiayaan
Balita Garut Luka Parah Diduga Jadi Korban Penganiayaan

Balita Berusia 2 Tahun Alami Luka Serius, Diduga Korban Penganiayaan

Seorang balita berusia 2 tahun, SA, mengalami luka serius di bagian wajah dan retak pada tangan serta kaki. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran besar terhadap kondisi anak tersebut, yang diduga akibat penganiayaan. Saat ini, SA tinggal di rumah susun Kelurahan Margawati, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Video yang memperlihatkan kondisi SA sempat beredar di grup WhatsApp, sehingga menarik perhatian pemerintah setempat dan aparat kepolisian. Setelah diketahui, SA segera dievakuasi ke rumah sakit untuk diperiksa lebih lanjut. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa SA mengalami retak tulang di bagian tangan, kaki, serta lebam di bagian mata.

Kakek korban, Piat Haris, mengungkapkan bahwa saat ini masih belum diketahui siapa pelaku dari kejadian ini. "Ini ada dugaan (penganiayaan), tapi kami belum tahu siapa pelakunya," ujarnya kepada Tribun, Selasa (12/11/2025).

Menurutnya, sebelum pihak berwenang mengetahui kejadian ini, SA telah dibawa oleh keluarga ke rumah sakit. Dalam pemeriksaan pertama, dokter menemukan adanya retak tulang di tangan dan kaki korban. Bahkan, dokter menyampaikan bahwa SA memiliki keajaiban karena masih bisa bertahan hidup dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

Piat menjelaskan bahwa kondisi SA yang mengalami pembengkakan di wajah serta retak pada tangan dan kaki menunjukkan adanya dugaan kekerasan fisik yang serius. "Tapi kan tak mungkin anak wajahnya bengkak, tangan retak kaki retak kalau bukan penganiayaan," ujarnya.

Ia berharap cucunya segera mendapatkan keadilan. Pihak keluarga juga telah melakukan laporan langsung ke polisi. Piat menegaskan bahwa jika pelaku berasal dari pihak keluarga, maka tetap harus bertanggung jawab secara hukum.

"Jangan sampai terulang lagi. Harus dihukum seberat-beratnya, setimpal dengan perbuatannya," tambahnya.

Fakta-Fakta Terkait Kasus Ini

  • SA adalah balita berusia 2 tahun yang tinggal di rumah susun Kelurahan Margawati.
  • Video yang memperlihatkan kondisi SA sempat beredar di grup WhatsApp.
  • SA dievakuasi ke rumah sakit dan ditemukan mengalami retak tulang di tangan dan kaki serta lebam di mata.
  • Kakek korban, Piat Haris, mengungkapkan bahwa saat ini belum diketahui siapa pelaku penganiayaan.
  • Dokter menyampaikan bahwa SA memiliki keajaiban karena masih bisa bertahan hidup dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.
  • Pihak keluarga telah melaporkan kasus ini ke polisi dan berharap pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal.

Langkah yang Dilakukan Oleh Keluarga

  • SA segera dievakuasi ke rumah sakit untuk diperiksa.
  • Pihak keluarga melakukan laporan langsung ke polisi.
  • Kakek korban, Piat Haris, mengungkapkan kekhawatiran terhadap kondisi SA dan harapan agar pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal.

Harapan Masyarakat

Masyarakat setempat mengecam tindakan penganiayaan terhadap balita yang masih sangat rentan. Mereka berharap kasus ini dapat segera diungkap dan pelaku mendapatkan hukuman yang sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Selain itu, masyarakat juga berharap agar tidak ada kejadian serupa terulang kembali, terutama terhadap anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan