
Forum Investasi Nasional 2025 digelar di Hotel Pullman Bandung Grand Central, Kota Bandung, pada Kamis, 13 November 2025. Acara ini menjadi momen penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektoral dalam meningkatkan ekonomi yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi. Forum ini juga menjadi wadah untuk memperkenalkan peluang investasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu menekankan bahwa sektor investasi memiliki peran besar dalam perekonomian Indonesia. Ia menyatakan harapan bahwa Kota Bandung sebagai tuan rumah forum ini dapat meningkatkan minat investor untuk menanamkan modalnya di kota tersebut.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Investasi merupakan komponen kedua terbesar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Melalui forum ini, kami ingin memastikan setiap investasi yang masuk benar-benar bernilai tambah dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyambut baik kegiatan Forum Investasi Nasional 2025. Menurutnya, kunci percepatan investasi adalah membangun kepercayaan antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Nurul Ichwan menekankan pentingnya kolaborasi triple helix antara pemerintah, industri, dan akademisi dalam mendorong inovasi dan efisiensi pertumbuhan berbasis pengetahuan.
“Forum ini bukan hanya tentang promosi peluang investasi, tetapi juga memperkuat sinergi lintas sektor agar inovasi dan efisiensi menjadi kekuatan utama ekonomi nasional,” katanya.
Nurul menambahkan bahwa Jawa Barat menjadi provinsi dengan capaian investasi terbesar. Pihaknya ingin memperluas keberhasilan ini secara nasional.
Saat ini, Jawa Barat menjadi provinsi dengan realisasi investasi terbesar di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM, pada Triwulan III 2025, nilai investasi di Jawa Barat mencapai Rp77,1 triliun, atau sekitar 15,7 persen dari total nasional. Realisasi investasi pada Triwulan III 2025 menunjukkan peningkatan 36,34 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang sebesar Rp56,57 triliun.
Nurul mengatakan strategi pembangunan investasi nasional kini difokuskan pada penciptaan ekosistem berkelanjutan dan selaras dengan gerakan global sustainability. Sebagai tindak lanjut kegiatan itu, Pemerintah Kota Bandung akan menggelar Bandung Invest Forum pada Senin, 17 November 2025, sebagai bentuk percepatan realisasi investasi di daerah.
Tantangan dan Peluang Investasi di Jawa Barat
Jawa Barat telah menjadi pusat perhatian dalam dunia investasi karena potensi ekonominya yang besar. Dengan posisi geografis yang strategis dan sumber daya alam yang melimpah, wilayah ini menawarkan berbagai peluang bagi para investor. Selain itu, pemerintah setempat terus berupaya meningkatkan infrastruktur dan fasilitas pendukung untuk menarik lebih banyak modal asing maupun lokal.
Beberapa sektor yang menarik minat investor antara lain:
- Pertanian dan Sektor Pertanian Modern: Jawa Barat memiliki lahan pertanian yang luas dan potensi besar dalam produksi pangan. Pengembangan pertanian modern dan agroindustri menjadi fokus utama untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
- Teknologi dan Inovasi: Kota-kota seperti Bandung dan Cirebon menjadi pusat pengembangan teknologi dan startup. Ketersediaan sumber daya manusia berkualitas serta dukungan dari pemerintah membuat Jawa Barat menjadi tempat yang ideal untuk pengembangan inovasi.
- Pariwisata dan Budaya: Dengan kekayaan budaya dan alam yang luar biasa, Jawa Barat menawarkan peluang besar dalam sektor pariwisata. Investasi dalam pengembangan wisata dan destinasi baru bisa memberikan dampak ekonomi yang signifikan.
Langkah-Langkah yang Dilakukan Pemerintah
Untuk mendukung pertumbuhan investasi, pemerintah daerah dan pusat terus melakukan berbagai langkah strategis. Beberapa di antaranya adalah:
- Meningkatkan Aksesibilitas Infrastruktur: Pembangunan jalan tol, bandara, dan pelabuhan laut menjadi prioritas untuk memudahkan mobilitas barang dan jasa.
- Peningkatan Layanan Administratif: Pemerintah berkomitmen untuk mempermudah proses izin usaha dan perizinan investasi. Hal ini dilakukan melalui digitalisasi layanan dan penguatan sistem administrasi.
- Kolaborasi Lintas Sektor: Pemerintah mengajak pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat untuk bekerja sama dalam mewujudkan investasi yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi semua pihak.
Dengan komitmen yang kuat dan kolaborasi yang baik, Jawa Barat dan khususnya Kota Bandung diharapkan mampu menjadi contoh dalam pengembangan investasi yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat.