
Peran RPJMD dalam Membangun Bangka Belitung yang Berdaya
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) menjadi salah satu arahan utama dalam membangun kesejahteraan dan perekonomian di Provinsi Bangka Belitung. Dalam upaya mewujudkan visi daerah yang berdaya, RPJMD menjadi pondasi penting untuk menuju masa depan yang lebih baik.
Pada acara podcast Ruang Berdaya yang diinisiasi oleh Bangka Pos bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, topik ini dibahas secara mendalam. Acara tersebut menghadirkan narasumber seperti Kepala Bappeda Provinsi Bangka Belitung Joko Triadhi dan Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bangka Belitung Dody Kusdian, yang dipandu langsung oleh Pemimpin Redaksi Bangka Pos Ade Mayasanto.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Visi dan Misi RPJMD
Joko Triadhi menjelaskan bahwa visi RPJMD adalah menciptakan Bangka Belitung yang berdaya saing, berbudaya, mandiri, dan sejahtera. Untuk mewujudkan visi ini, terdapat tiga misi besar yang harus diperhatikan:
- Meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya, dan berbudaya.
- Memperkuat sistem pemerintahan yang responsif, andal, dan terpercaya.
- Meningkatkan daya saing perekonomian secara berkelanjutan.
Selain itu, Joko Triadhi menyoroti pentingnya peningkatan SDM serta beberapa aspek permasalahan seperti kesehatan dan ekosistem yang masih perlu ditingkatkan. Ia juga menyampaikan bahwa saat ini Bangka Belitung masih sangat bergantung pada sektor pertambangan, sehingga perlu mencari alternatif sumber ekonomi yang lebih berkelanjutan.
Masalah dalam Sektor Pertambangan
Terkait sektor pertambangan, Dody Kusdian menyampaikan bahwa banyak permasalahan yang belum terselesaikan. Ia menyoroti pendapatan dari sektor timah yang hanya berasal dari royalti sebesar 3 persen. Namun, ia menyebutkan bahwa ada kebocoran hingga 80 persen dalam pendapatan tersebut.
"Kalau sampai segitu bukan bocor tapi pecah. Padahal jika bisa dijaga, pendapatan kita bisa mencapai triliunan dari timah saja," ujar Dody Kusdian.
Peluang Ekonomi Biru
Dengan kondisi tersebut, pemerintah provinsi mulai menggaungkan konsep ekonomi biru sebagai solusi jangka panjang. Ekonomi biru ini selaras dengan cita-cita pemerintah pusat dan merupakan langkah strategis untuk mengembangkan sektor maritim.
"Kita bicara tentang quality tourism, ekonomi biru ini memang long term tidak bisa kita bicara dengan jangka pendek. Tapi minimal lima tahun kedepan, sudah kita letakkan fondasinya," ujar Dody Kusdian.
Secara geografis, wilayah Bangka Belitung yang dikelilingi laut menjadi potensi besar yang harus dimaksimalkan. Ia menyampaikan bahwa pemerintah akan menangkap program-program pusat seperti kampung nelayan dan pariwisata untuk meningkatkan perekonomian.
Pentingnya Konsistensi dalam RPJMD
Politisi PKS ini juga berharap adanya konsistensi dalam menjalankan RPJMD agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya pengawasan bersama antara pusat, provinsi, kabupaten/kota, dan masyarakat.
"Kita harap sinegritas antara Pusat, Provinsi dan Kabupaten Kota termasuk masyarakat," ungkapnya.