Bangunan liar di Semeru Bogor dibongkar, warga: Jangan jadikan sampah!

Bangunan liar di Semeru Bogor dibongkar, warga: Jangan jadikan sampah!
Bangunan liar di Semeru Bogor dibongkar, warga: Jangan jadikan sampah!

Pembongkaran Bangunan Liar di Jalan Semeru, Kota Bogor

Pembongkaran bangunan liar yang berada di Jalan Semeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, telah selesai dilakukan. Pada Senin (13/4/2026), bangunan tersebut sudah rata dengan tanah. Proses pembongkaran ini dilakukan oleh pihak terkait dan menandai awal dari rencana penataan kembali lokasi tersebut.

Warga setempat mengungkapkan kekhawatiran mereka bahwa eks bangunan liar ini akan kembali menjadi tempat pembuangan sampah seperti yang terjadi sebelumnya di area Jalan Semeru dekat pertigaan Jalan Manunggal. Hal ini menjadi perhatian utama bagi masyarakat sekitar yang ingin agar lokasi tersebut tidak kembali menjadi tempat yang tidak terawat.

Berdasarkan pantauan langsung, pada pukul 07.30 WIB, bangunan liar yang dibongkar mulai dari depan RSMM Kota Bogor. Saluran air yang selama ini tertutup oleh bangunan mulai terlihat jelas. Pemkot Bogor juga memasang garis kuning untuk menghalangi akses ke lokasi tersebut. Meski begitu, masih terdapat gundukan tanah yang tersebar di sekitar bekas bangunan.

Seorang warga bernama Bayu Aji (29) menyampaikan pendapatnya saat berbincang dengan tim liputan di RSUD. Ia mengatakan bahwa pembongkaran yang dilakukan oleh pemerintah cukup baik. Namun, ia berharap agar lokasi tersebut tidak kembali menjadi tempat pembuangan sampah seperti yang terjadi di dekat Jalan Manunggal.

Untuk pembongkarannya bagus. Tapi, jangan jadi tempat pembuangan sampah kaya yang dekat Manunggal itu. Itu kan sudah dibangun jadi taman gitu ya, ujarnya.

Ia menilai bahwa jika lokasi tersebut kembali menjadi tempat pembuangan sampah, maka langkah penertiban yang dilakukan oleh Pemkot akan sia-sia. Ia menyarankan agar eks bangunan liar ini segera dibangun sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Kalau mau jadi ruang terbuka hijau ya buat seperti itu. Kalau mau jadi normalisasi saluran ya juga buat seperti itu, ujarnya.

Plt Kasatpol PP Pupung W Purnama memberikan informasi bahwa lokasi tersebut sudah selesai dibongkar. Rencananya, akan ada pembangunan dan normalisasi saluran air yang selama ini tertutup oleh bangunan-bangunan ilegal.

Informasinya normalisasi (saluran), kata Pupung kepada tim liputan di Kayu Manis.

Rencana Penataan Lokasi Bekas Bangunan Liar

Pemerintah Kota Bogor memiliki rencana jangka panjang untuk menata lokasi bekas bangunan liar di Jalan Semeru. Selain normalisasi saluran air, pihak terkait juga berencana untuk mengubah lokasi tersebut menjadi ruang terbuka hijau atau area yang lebih terstruktur dan terawat.

Beberapa hal yang akan dikerjakan antara lain:

  • Normalisasi saluran air Memastikan saluran air yang selama ini tertutup oleh bangunan liar dapat berfungsi secara optimal.
  • Pembangunan infrastruktur Membangun fasilitas umum atau ruang terbuka hijau yang bermanfaat bagi warga sekitar.
  • Pengelolaan sampah Menyediakan sistem pengelolaan sampah yang efisien untuk mencegah lokasi tersebut menjadi tempat pembuangan sampah.

Dengan rencana-rencana ini, diharapkan lokasi bekas bangunan liar di Jalan Semeru tidak kembali menjadi masalah lingkungan yang serius. Pemkot Bogor berkomitmen untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekitar.

Peran Masyarakat dalam Pengawasan

Masyarakat setempat juga diharapkan aktif dalam mengawasi proses penataan lokasi tersebut. Dengan partisipasi aktif, diharapkan keberhasilan rencana penataan bisa tercapai dan berkelanjutan.

  • Kepedulian lingkungan Warga diminta untuk tetap menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan.
  • Pengawasan bersama Melibatkan warga dalam pengawasan agar tidak terjadi lagi pembangunan ilegal di lokasi tersebut.
  • Komunikasi terbuka Menjaga komunikasi antara pemerintah dan warga agar semua pihak dapat saling memahami dan mendukung rencana penataan.

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan lokasi bekas bangunan liar di Jalan Semeru dapat menjadi contoh keberhasilan penataan kota yang berkelanjutan.