Banjir Dominasi Bencana Alam Pasangkayu Tahun 2025, 13 Rumah Rusak

admin.aiotrade 17 Des 2025 3 menit 14x dilihat
Banjir Dominasi Bencana Alam Pasangkayu Tahun 2025, 13 Rumah Rusak
Banjir Dominasi Bencana Alam Pasangkayu Tahun 2025, 13 Rumah Rusak

Banjir Dominasi Bencana Alam di Kabupaten Pasangkayu Tahun 2025

Pada tahun 2025, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, mengalami sejumlah bencana alam dengan tingkat kejadian yang beragam. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, banjir menjadi bencana paling dominan selama periode tersebut. Selain itu, beberapa bencana lain seperti abrasi pantai, angin puting beliung, dan tanah longsor juga tercatat terjadi di wilayah ini.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pasangkayu, Arhamuddin, menjelaskan bahwa banjir masih menjadi ancaman utama sepanjang tahun lalu. Hal ini disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem dan kondisi geografis wilayah yang rentan terhadap curah hujan tinggi. Ia menambahkan bahwa bencana-bencana tersebut umumnya terjadi di daerah-daerah dengan intensitas hujan yang tinggi.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dampak Bencana pada Masyarakat

Dari rangkaian bencana yang terjadi, sebanyak 13 unit rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan. Tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat. Meski demikian, BPBD memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian-kejadian tersebut.

“Alhamdulillah, dari seluruh kejadian bencana yang tercatat sepanjang tahun ini, tidak ada korban jiwa,” ujar Arhamuddin saat ditemui di kantor BPBD Pasangkayu, Rabu (17/12/2025).

Wilayah Rawan Bencana

BPBD Pasangkayu telah melakukan pemetaan wilayah-wilayah yang tergolong rawan bencana. Kecamatan Dapurang dan Bulu Taba menjadi daerah yang sering terdampak bencana, terutama saat musim hujan tiba. Selain itu, Desa Karya Bersama di Kecamatan Pasangkayu juga masuk dalam kategori wilayah rawan, khususnya terhadap banjir dan dampak cuaca ekstrem.

Upaya BPBD dalam Menghadapi Bencana

Untuk menghadapi ancaman bencana, BPBD Pasangkayu terus meningkatkan kesiapsiagaan melalui berbagai langkah. Di antaranya adalah:

  • Pemantauan cuaca secara berkala untuk memprediksi potensi bencana.
  • Koordinasi lintas sektor dengan instansi terkait guna mempercepat respons darurat.
  • Sosialisasi kebencanaan kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan.
  • Imbauan kewaspadaan bagi warga agar tetap waspada dan siap menghadapi ancaman bencana.

Arhamuddin juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Ia menyarankan beberapa langkah mitigasi dini, seperti:

  • Membersihkan saluran air untuk mencegah genangan.
  • Menghindari area bantaran sungai atau daerah yang rawan banjir.
  • Segera melapor jika terjadi kondisi darurat atau tanda-tanda bencana.

Pentingnya Kesadaran Masyarakat

Menurut Arhamuddin, kesadaran masyarakat akan bahaya bencana sangat penting dalam mengurangi risiko kerugian. Ia menekankan bahwa masyarakat perlu lebih proaktif dalam mengambil langkah-langkah pencegahan. Misalnya, dengan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dan mematuhi anjuran dari BPBD.

Dengan upaya-upaya yang dilakukan, BPBD Pasangkayu berharap dapat mengurangi dampak bencana dan meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap ancaman alam.


BENCANA ALAM-Arhamuddin, Kalaksa BPBD Pasangkayu (tengah) saat diwawancarai di kantor BPBD Pasangkayu, Rabu (17/12/2025). Berdasarkan data BPBD, banjir menjadi bencana alam paling mendominasi di Kabupaten Pasangkayu sepanjang tahun 2025.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan