Banjir Landa Dua Desa di Jasinga Bogor, Air Capai 2 Meter

Banjir Landa Dua Desa di Jasinga Bogor, Air Capai 2 Meter
Banjir Landa Dua Desa di Jasinga Bogor, Air Capai 2 Meter

Banjir di Jasinga, Bogor: 46 Rumah Terendam Akibat Hujan Deras

Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, mengakibatkan sebanyak 46 rumah terendam air dengan ketinggian mencapai dua meter. Namun, beruntung tidak ada korban jiwa maupun kerusakan pada struktur bangunan. Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras mengguyur daerah tersebut dalam semalam, Sabtu (18/4/2026).

Dampak Banjir di Desa Pangaur dan Barengkok

Di Desa Pangaur, banjir merendam sekitar 30 rumah yang ditempati oleh 40 kepala keluarga (KK) atau total 90 jiwa. Pemukiman warga terletak di dua wilayah RT dalam RW 01. Sementara itu, di Desa Barengkok, banjir juga menggenangi puluhan rumah warga di Kampung Pariuk. Sebanyak 16 rumah yang ditempati oleh 78 jiwa terdampak banjir.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, menjelaskan bahwa penyebab banjir adalah curah hujan yang tinggi. "Air Kali Cipangaur meluap dan menyebabkan banjir di wilayah tersebut," ujarnya. Ia menambahkan bahwa banjir juga mengakibatkan beberapa jembatan penghubung antar RT terendam dan tidak bisa dilewati.

Ketinggian Air yang Berbeda-Beda

Berdasarkan hasil kaji cepat yang dilakukan BPBD, ketinggian air bervariasi tergantung lokasi pemukiman. Di area yang berada di bantaran kali, ketinggian air mencapai satu hingga dua meter. Sementara itu, untuk pemukiman yang lebih jauh dari bantaran kali, ketinggian air hanya sekitar 50 sentimeter hingga satu meter.

Menurut Adam, tidak ada kerusakan pada rumah yang terdampak banjir. Warga telah mulai kembali ke rumah masing-masing, dan jembatan serta jalan sudah bisa dilewati kembali. "Banjir sudah surut dan sebagian warga sudah kembali ke rumahnya masing-masing," katanya.

Upaya Pembersihan Sisa Lumpur

Meskipun banjir telah surut, sisa lumpur masih tersisa di sejumlah rumah yang terdampak. Warga secara mandiri melakukan pembersihan untuk membersihkan sisa-sisa lumpur tersebut. Proses pembersihan ini dilakukan tanpa bantuan pihak luar, sehingga menunjukkan kesadaran dan tanggung jawab masyarakat setempat.

Situasi Saat Ini

Saat ini, situasi di wilayah terdampak berangsur kondusif. Tidak ada dampak kerusakan maupun korban jiwa dalam insiden ini. Warga mulai kembali menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasanya. Namun, BPBD tetap memantau kondisi daerah tersebut untuk memastikan tidak ada risiko banjir lanjutan.