
Laporan Kecelakaan Akibat Banjir di Brebes
Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap menerima laporan mengenai seorang warga yang terseret arus banjir di Desa Kalierang Pendawa, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 8 November 2025, pukul 18.20 WIB. Informasi awal diperoleh dari Budi Sujatmiko, petugas BPBD Brebes, pada pukul 18.39 WIB.
Korban bernama Haikal Alfi (27), warga Desa Kalierang Pendawa, yang saat itu sedang hendak menengok rumah kakeknya. Namun, kejadian tidak terduga terjadi ketika ia tersengat aliran listrik dan terbawa arus banjir yang melanda wilayah tersebut. Kejadian ini membuat korban hilang dalam aliran air yang deras.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Laporan tersebut segera diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap. Untuk menangani situasi darurat ini, dua tim SAR dikerahkan, masing-masing berasal dari Unit Siaga SAR Brebes dan Unit Siaga SAR Banyumas, untuk melakukan pencarian terhadap korban.
Upaya Pencarian yang Dilakukan
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, M. Abdullah, menjelaskan bahwa upaya pencarian langsung dilakukan sejak tim tiba di lokasi kejadian. Tim SAR bekerja cepat dan berkoordinasi dengan pihak lain untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar.
Pada pukul 20.36 WIB, Basarnas dan tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di koordinat 7°15'23.4"S 109°00'26.6"E, sekitar 90 meter dari lokasi kejadian. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Bumiayu dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Penutupan Operasi SAR
Setelah korban ditemukan, Operasi SAR resmi ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. Proses penanganan korban telah selesai, dan pihak keluarga telah menerima informasi serta hasil evakuasi.
Faktor yang Memicu Kecelakaan
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem, terutama saat musim hujan. Banjir yang terjadi di wilayah Brebes dapat sangat berbahaya, terutama jika terjadi secara tiba-tiba dan tanpa peringatan. Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan informasi cuaca dan menghindari daerah rawan banjir, terutama saat hujan deras.
Selain itu, penggunaan alat elektronik di dekat area yang tergenang juga harus dihindari karena risiko sengatan listrik sangat tinggi. Hal ini menjadi penting untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.
Kesimpulan
Peristiwa kematian Haikal Alfi menjadi duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat. Dengan adanya operasi SAR yang cepat dan efisien, korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi. Namun, kejadian ini juga menjadi pengingat akan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap risiko banjir dan langkah-langkah pencegahan yang harus diambil.