Banjir Pantura Semarang-Demak, Cari Jalur Alternatif

admin.aiotrade 25 Okt 2025 2 menit 16x dilihat
Banjir Pantura Semarang-Demak, Cari Jalur Alternatif

Banjir di Jalan Pantura Semarang-Demak, Lalu Lintas Tersendat

Banjir dengan ketinggian mencapai 50–70 sentimeter terjadi di Jalan Pantura Semarang–Demak, Jawa Tengah. Kondisi ini menyebabkan kepadatan lalu lintas yang signifikan, terutama pada malam hari hingga Jumat (24/10/2025). Genangan air masih menutupi sebagian ruas jalan, sehingga arus kendaraan terganggu dan tersendat.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

AKP Thoriq Aziz, Kasat Lantas Polres Demak, mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan jalur alternatif untuk menghindari banjir di Pantura. Jalur alternatif Demak-Semarang atau sebaliknya diarahkan melalui Mranggen, Demak, Jawa Tengah. "Iya lewatnya Mranggen," ujar Thoriq saat dikonfirmasi.

Selain itu, pengalihan arus juga dilakukan karena banjir di beberapa titik seperti Sayung, Demak dan Sultan Agung Genuk Semarang. Untuk memastikan kelancaran lalu lintas, Satlantas Polres Demak meminta kendaraan dengan sumbu tiga ke atas tetap melintasi jalur Pantura agar tidak menyebabkan kemacetan di jalur alternatif.

Jalur Alternatif untuk Kendaraan Pribadi dan Roda Dua

Untuk kendaraan pribadi dan roda dua, polisi telah menyiapkan tiga jalur alternatif yang bisa dilalui, yaitu:

  • Jembatan Layang – Wonosalam – Kebonagung – Gubug – Tegowanu – Karangawen – Mranggen – Semarang
  • Pertigaan Halte Buyaran – Guntur – Karangawen – Mranggen – Semarang
  • Pertigaan Onggorawe – Bulusari – Mranggen – Semarang

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Suwarto, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengerahkan seluruh pompa yang dimiliki untuk mempercepat proses penurunan air, terutama di kawasan yang menjadi akses vital nasional.

Menurut Suwarto, beberapa wilayah masih perlu diwaspadai karena rawan banjir. Wilayah-wilayah tersebut antara lain Rogosari, Mudiarjo Kidul, Mudiarjo Lor, Bangetayu Kulon, Bangetayu Wetan, Genuk, dan Trimulyo.

Imbauan kepada Pengendara

Dalam situasi ini, para pengendara diimbau untuk tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Tujuannya adalah untuk menghindari kemacetan maupun potensi bahaya di jalan yang tergenang air. Pengendara disarankan untuk memilih jalur yang sudah ditentukan oleh pihak berwajib agar dapat melintasi area yang terkena banjir dengan aman dan lancar.

Dengan adanya pengalihan lalu lintas dan langkah-langkah pencegahan dari pihak terkait, diharapkan kondisi lalu lintas di Jalan Pantura Semarang–Demak dapat segera pulih dan kembali normal dalam waktu dekat.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan