Bank Indonesia dan Jurnalis Kolaborasi Tingkatkan Ekonomi Syariah Global

admin.aiotrade 15 Nov 2025 3 menit 23x dilihat
Bank Indonesia dan Jurnalis Kolaborasi Tingkatkan Ekonomi Syariah Global
Bank Indonesia dan Jurnalis Kolaborasi Tingkatkan Ekonomi Syariah Global

Kerja Sama BI dan Forjukafi dalam Memperkuat Literasi Ekonomi Syariah

Bank Indonesia (BI) melakukan kerja sama strategis dengan Forum Jurnalis Wakaf dan Zakat Indonesia (Forjukafi) untuk memperkuat literasi publik serta menyebarkan narasi positif mengenai ekonomi syariah. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong Indonesia menuju target sebagai pusat ekonomi syariah dunia pada tahun 2029.

Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah BI, Imam Hartono, menekankan bahwa peran media sangat penting dalam memperluas pemahaman masyarakat tentang sistem ekonomi syariah. Menurutnya, jurnalis memiliki kontribusi besar dalam menyajikan informasi yang kredibel dan dapat memperkuat ekosistem syariah nasional.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Bank Indonesia mengajak Forjukafi untuk semakin mengimplementasikan dan menyebarluaskan sistem ekonomi syariah agar berkembang dan memberi dampak positif yang lebih besar bagi Indonesia,” ujar Imam dalam kegiatan Training of Trainer (ToT) Ekonomi dan Keuangan Syariah bagi jurnalis se-Jabodetabek, di Jakarta, Jumat, 14 November 2025.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ToT ini menjadi momentum untuk memperkuat narasi ekonomi syariah di ruang publik. “Kita jadikan ToT ini sebagai langkah bersama membangun narasi yang lebih kuat, lebih dekat dengan masyarakat, dan lebih berdampak nyata bagi kesejahteraan bangsa,” ujarnya.

Perkembangan Ekonomi Syariah di Indonesia

Indonesia saat ini menempati peringkat ketiga ekonomi syariah dunia berdasarkan State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report 2024/2025, berada di bawah Malaysia dan Arab Saudi. BI menilai peningkatan peringkat ini membutuhkan dukungan dari literasi yang masif, edukasi publik, serta penguatan ekosistem halal dan instrumen ZISWAF (zakat, infak, sedekah, dan wakaf).

Forjukafi, sebagai mitra strategis BI, memiliki peran penting dalam menghadirkan pemberitaan yang akurat dan edukatif. Ketua Umum Forjukafi, Wahyu Muryadi, menegaskan bahwa media memiliki kekuatan besar dalam mendorong perubahan sosial dan ekonomi.

“Melalui pemberitaan yang akurat dan transparan, jurnalis dapat meningkatkan literasi ekonomi syariah dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya wakaf, zakat, dan produk halal dalam pembangunan ekonomi Indonesia,” kata Wahyu.

Ia menilai isu-isu ekonomi syariah tidak hanya penting tetapi juga memiliki nilai berita yang tinggi. “News value harus digali dan dipertajam dengan angle menarik, karena isu ini memberi dampak luar biasa bagi kesejahteraan umat manusia, termasuk umat Muslim di Indonesia,” tegasnya.

Komitmen Forjukafi dalam Mendukung BI

Forjukafi, lanjut Wahyu, berkomitmen mendukung BI dalam memperluas edukasi dan pemahaman publik tentang ekonomi syariah melalui pemberitaan yang kredibel. Sinergi antara BI dan Forjukafi diharapkan mampu mempercepat pencapaian target nasional sekaligus memberikan manfaat luas bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Indonesia untuk mengukuhkan diri sebagai pusat ekonomi syariah global pada tahun 2029. Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan ekonomi syariah bisa menjadi salah satu pilar utama dalam pembangunan nasional.

Strategi untuk Meningkatkan Literasi dan Edukasi

Untuk mencapai tujuan tersebut, BI dan Forjukafi akan terus mengembangkan strategi yang efektif dalam menyebarkan informasi tentang ekonomi syariah. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Pengembangan program pelatihan yang lebih luas dan berkelanjutan untuk jurnalis dan masyarakat umum.
  • Penerbitan materi edukasi yang mudah dipahami dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
  • Kolaborasi dengan lembaga pendidikan untuk memasukkan topik ekonomi syariah dalam kurikulum.
  • Pemanfaatan media digital untuk menjangkau generasi muda secara lebih efektif.

Dengan pendekatan yang terstruktur dan komprehensif, diharapkan literasi masyarakat tentang ekonomi syariah meningkat secara signifikan. Hal ini akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi nasional dan penguatan identitas budaya serta agama.

Kesiapan Menuju Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi syariah. Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk media dan lembaga keuangan, Indonesia siap menjadi pusat ekonomi syariah global pada tahun 2029.

Peran media seperti Forjukafi sangat krusial dalam memastikan informasi yang disampaikan akurat dan relevan. Dengan kesadaran masyarakat yang meningkat, ekonomi syariah akan semakin diterima dan diadopsi oleh masyarakat luas.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan