
Penghargaan ARA 2024 Membuktikan Komitmen Bank Jatim dalam Tata Kelola Perusahaan yang Baik
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Annual Report Award (ARA) 2024. Kali ini, bank milik pemerintah provinsi Jawa Timur tersebut dinobatkan sebagai pemenang untuk kategori BUMD Go Publik Keuangan dalam acara Malam Penganugerahan ARA 2024 di Gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta pada Senin malam (9/12). Penghargaan ini diberikan atas dasar keberhasilan Bank Jatim dalam menjalankan praktik Good Corporate Governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik.
Tema yang diangkat dalam ajang ARA 2024 adalah Leading with Integrity, Transparency, and Accountability: The Path to a Sustainable Future. Penghargaan ini diterima langsung oleh Komisaris Independen Bank Jatim Dadang Setiabudi dan Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo. Menurut Winardi, penghargaan ini menjadi bukti bahwa Bank Jatim telah berhasil mempertahankan komitmen terhadap prinsip-prinsip GCG.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Winardi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada perusahaan. Ia menilai bahwa penerapan dan penguatan GCG tidak hanya sekadar kewajiban, tetapi juga harus menjadi suatu keniscayaan bagi perusahaan publik. Dengan demikian, manajemen Bank Jatim berkomitmen menjaga asas-asas GCG seperti transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan fairness sebagai landasan pelaksanaan usaha perseroan.
“Pencapaian ini mencerminkan komitmen kami dalam menjaga transparansi serta melakukan akselerasi perbaikan proses pelaporan. Tata kelola yang baik merupakan modal utama bagi Bank Jatim untuk mempertahankan kredibilitas dan kepercayaan publik,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Winardi, dengan penerapan tata kelola yang baik, kelancaran operasional perusahaan dapat terjaga dan sekaligus bisa meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan serta memenuhi standar-standar kepatuhan yang ditetapkan regulator. Dengan demikian, Bank Jatim mampu memberikan nilai tambah yang lebih luas bagi pemangku kepentingan dan perekonomian nasional.
Winardi juga mengucapkan terima kasih kepada KNKG yang mendapatkan dukungan dari pihak terkait seperti OJK, BEI, maupun lembaga lainnya karena telah menilai dan mengapresiasi praktek GCG yang diterapkan Bank Jatim. Penghargaan ini tentu akan menjadi semangat pendorong bagi seluruh Jatimers dalam memperkuat komitmen penerapan GCG ke depan guna menjadikan Bank Jatim sebagai BPD nomor 1 di Indonesia.
Kinerja Keuangan yang Terus Bertumbuh
Konsistensi Bank Jatim dalam menerapkan GCG sejalan dengan pencapaian kinerja keuangannya yang terus bertumbuh secara berkelanjutan. Secara konsolidasi, kinerja Bank Jatim di bulan September 2025 cukup baik. Untuk nilai aset, Bank Jatim mencatatkan angka sebesar Rp 125,1 triliun atau tumbuh 17,3 persen dari tahun sebelumnya.
Peningkatan aset mayoritas berasal dari kontribusi aset produktif seperti peningkatan penyaluran kredit sebesar Rp 80,2 triliun atau meningkat 29% YoY dan pengelolaan dana pihak ketiga sebesar Rp 99,3 Triliun atau naik 13,5 % YoY. Selain itu, laba bersih di triwulan III ini secara konsolidasi mencatatkan angka sebesar Rp 1,14 Triliun atau tumbuh 23,5% YoY.
Rekor Penghargaan yang Menggembirakan
Capaian ARA ini semakin menambah daftar koleksi penghargaan laporan tahunan yang telah diperoleh Bank Jatim. Sebagai informasi, beberapa waktu lalu, Bank Jatim berhasil meraih platinum rank dalam The Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025 yang diselenggarakan oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR).
Di tahun yang sama, Bank Jatim juga sukses menyabet penghargaan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) Terbaik tahun 2025 secara nasional. Dengan diraihnya ARA ini, diharapkan dapat mendukung kinerja Bank Jatim ke depannya dan dapat meningkatkan kualitas tata kelola serta kualitas informasi Bank Jatim pada stakeholders.
Tujuan ARA dalam Mendorong Praktik Tata Kelola yang Baik
ARA merupakan inisiatif bersama KNKG, OJK, Badan Pengaturan BUMN, Kementerian Keuangan-Direktorat Jenderal Pajak, Kemenko Perekonomian, Kementerian Dalam Negeri, BEI, serta IAI untuk mendorong praktik tata kelola yang sehat, kredibel, dan informatif. Penilaian dilakukan secara menyeluruh mencakup akurasi, kelengkapan, konsistensi, serta keterbacaan laporan tahunan bagi pemangku kepentingan.